Meskipun ada yang beranggapan bahwa hasil akhir dari turnamen golf sulit untuk diprediksi, namun menyaksikan secara langsung persaingan yang terjadi antara dua pegolf Yuvraj Singh Sandhy (India) dan Ho Yu-cheng (Taipei), membuat jantung kita berdebar-debar.


Kenapa demikian, karena kedua pegolf tersebut sejak hari pertama menunjukkan permainan yang sangat menjanjikan: 66 pukulan atau 6 di bawah par yang dicetak Ho Yu-cheng, dan 67 pukulan atau 5 di bawah par yang dicetak oleh Yuvraj.
Di hari kedua giliran Yuvraj Singh Sandhu mencetak 64 pukulan atau 8 di bawah par, sedangkan Ho Yu-cheng mencetak 65 pukulan atau 7 di bawah par, sehingga kedua pemain tersebut lolos cut masing-masing dengan -13.
Di hari ketiga kembali lagi Ho Yu-cheng unggul atas Yuvrat Singh Sandhu. Pegolf asal Teipei tersebut mencetak 66 pukulan atau 6 di bawah par, sedangkan Yuvrat asal India mencetak 69 pukulan atau 3 di bawah par.
Dengan total 197 pukulan (66-65-66) Ho Yu-cheng untuk sementara memimpin BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2023 dengan 19 under, sementara Yuvrat Singh Sandhu yang membukukan total 200 pukulan (67-64-69) atau 16 under berada di posisi T2 bersama rekan senegaranya, Samarth Dwivedi.
Sedangkan posisi T3 diduduki oleh lima pegolf yaitu Ervin Chang dan Amir Nazrin (keduanya dari Malaysia), Witchayapat Sinsrang serta Jakraphan Premsirogorn (keduanya dari Thailand) serta William Harrold dari Inggris.
BAPAK “NJAGOIN” SIAPA?
Beberapa orang penonton yang menunggu pairing group terakhir nomor 19 (yang dihuni Ho Yu-cheng, Jakraphan Premsirigorn dan Samarth Dwivedi) di Tee 10, terdengar asyik berbincang antar satu dengan lainnnya.
Salah seorang di antara mereka (yang patut dapat diduga menjagokan Ho Yu-chang) menyebut nama pegolf asal Teipei sambil tersenyum-senyum kepada rekannya — setelah penonton tersebut melihat dan berbincang dengan dua orang caddie yang bertugas membawa papan skor berukuran kecil.
Di papan skor tersebut tertulis bahwa untuk sementara Ho Yu-chang pada hari keempat final BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2023 Sabtu kemarin masih memimpin dengan 20 under.
Sedangkan pairing group nomor urut 18 (yang dihuni oleh Yuvraj Sing Sandhu, William Harrold dan Witchayat Sinsrang) — yang tiba sepuluh menit lebih awal di Tee 10 daripada pairing group yang dihuni Ho Yu-chang — di papan skor berukuran kecil yang juga dibawa oleh dua orang caddie, untuk sementara skor yang dibukukan Yuvraj hanya terpaut 1 pukulan dengan skor Ho Yu-chang. Masing-masing 20 under dan 19 under.
“Bapak njagoin siapa?” tanya salah seorang penonton kepada Media GolfJoy yang sejak tadi “menguping” pembicaraan penonton tersebut dengan tiga orang rekannya.
“Kami netral, Pak.”
Mendengar jawaban tersebut, mereka segera mafhum apalagi setelah melihat ID Card yang tergantung di leher reporter Media GolfJoy.
ANTI KLIMAKS?
Sekitar pukul 12.15 WIB,
rangkaian event Asian Development Tour (ADT) bertajuk BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2023 yang memperebutkan total hadiah sebesar US$125.000, berakhir. Dan, Yuvraj Sing Sandhu akhirnya berhasil merebut gelar The Champion.
Jelang acara pembagian hadiah bagi para juara yang akan berlangsung di area putting green, salah seorang penonton yang sebelumnya sempat berbincang dengan Media GolfJoy di Tee 10 Damai Indah Golf – BSD Course, mencegat dan berkata:
“Anti klimaks yaaa, Pak?”
Belum sempat pertanyaan tersebut dijawab, rekan dari salah seorang penonton yang rupanya menjagokan Ho You-cheng, segera menyela, “Anti klimaks apaan?! Elu aja yang ludes isi dompet elu … Ha ha ha ..!!” Dan, derai tawa mereka mengundang perhatian banyak orang yang sedang menikmati makan siang di resto yang ada di club house BSD Course.
HASIL DARI KERJA KERAS
Seperti yang tertulis di Scoring Board Yuvraj Singh Sandhu berada di urutan pertama dengan 23 under, Ho Yu-cheng di urutan kedua dengan 19 under, sedangkan Ervin Chang (Malaysia), Amir Nazrin (Malaysia),William Harrold (Swedia), Witchayapat Sinrang (Thailand) dan Jakraphan Premsirigorn berada di urutan T3 masing-masing dengan 18 under.
Sedangkan para pegolf tuan rumah masing-masing Danny Masrin Peter Gunawan dan Syukrizal, berada di posisi T29, T32. Hanya George Gandranata yang berada di posisi T53.
Selama empat hari berturut-turut Danny Masrin membukukan total skor 280 pukulan (67-70-71-72) -8, Peter Gunawan dengan total skor 271 pukulan (71-71-71-68) -7, Syukrizal juga membukukan total skor 281pukulan (70-69-71-71) -7, dan George Gandranata dengan total skor 288 (69-70-76-73) even Par.
Meskipun pada hari terakhir mencetak 72 pukulan atau even par, Danny Masrin yang selama empat hari berturut-turut membukukan total 280 pukulan atau 8 di bawah par, berhasil meraih trophy sebagai Best Indonesian Player.
Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas sebanyak 56 pegolf dari seluruh dunia termasuk pegolf tuan rumah Indonesia yang tampil di final Asian Development Tour – BNI Ciputra Golfpreneur 2023, telah menunjukkan kerja keras mereka sejak hari pertama, Rabu (23 Agustus 2023) hingga hari terakhir, final Sabtu (26 Agustus 2023) kemarin.
Hal tersebut juga diakui oleh Yuvraj sang juara ADT – BNI Ciputra Golfpreneur Tournament 2023 yang berhasil merebut hadiah utama dalam event tersebut sebesar US$21.875.
“Sebenarnya keberhasilan ini bukan cuma ditentukan oleh 18 hole yang saya mainkan hari ini,” kata Yuvraj. “Saya pikir ini semua lebih karena kerja keras yang kami lakukan sebuah tim di India,” tambah Yuvraj, menegaskan.
Lebih jauh Yuvraj mengungkapkan bahwa sebelum dia datang ke Indonesia mengikuti ADT – BNI Ciputra Golfpreneur 2023, pihaknya telah mencurahkan waktu selama tiga bulan dengan para pelatih kebugaran dan pelatih fisik.
“Saya pikir kemenangan ini menjadi hadiah besar buat tim. Tidak saya sendiri, tapi juga termasuk kedi .. Rasanya kurang adil jika hanya mengevaluasi 18 hole terakhir mengingat kerja keras yang telah dicurahkan,” kata Yuvraj tentang kedi-nya yang dia ajak langsung dari India ke Indonesia untuk mendampinginya.
Yuvraj menganggap kemenangannya kali ini sebagai pencapaian dari sebuah proses panjang.
“Ada perasaan lega ketika bisa menuntaskan tugas. Di mana pun mewujudkannya, bisa membuat kita melupakan semua kerja keras dan kepedihan yang kita alami. Jadi, saya benar-benar tidak bisa menggambarkannya dengan kata-kata. Tapi, yang jelas rasanya sangat .. sangat senang bisa menikmati kemenangan ini,” katanya.
Sebagai juara Yuvraj Singh Sandhu berhak atas hadiah utama sebesar US$21.875 dari total hadiah sebesar US$125.000, sedangkan Ho Yu-cheng mendapat US$14.375.
Posisi T3 yang ditempati oleh lima pegolf masing-masing Ervin Chang dan Amir Nazrin (keduanya dari Malaysia), Witchayapat Sinsrang serta Jakraphan Premsirigorn (keduanya dari Thailand, dan William Harrold dari Inggris masing-masing mendapatkan US$5.959.
—
Liputan Toto Prawoto – Foto TP
—Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!

