FeaturedKomunitas

Calista Allegra Dewantara, Peraih 4 Medali Emas Cabor Golf Porprov Jatim 2025

MELALUI Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang berlangsung di Araya Golf Club, Malang, pada 23-29 Juni 2025, di mana cabang olahraga golf baru untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Porprov tersebut, muncullah pegolf putra dan putri dari Kota dan Kabupaten yang tersebar di wilayah Jawa Timur di antaranya seperti Kediri, Pasuruan, Sidoarjo, Jember, Malang, dan Kota Surabaya.

Event Porprov IX Jatim 2025 yang baru untuk pertama kalinya cabang olahraga golf dipertandingkan untuk memperebutkan medali Emas, Perak, dan Perunggu dari nomor-nomor yang dipertandingkan seperti nomor Individu Putra-Putri, Beregu Putra-Putri, Foursome Putra-Putra dan Mix Foursome, pegolf Putra dan Putri dari Kota Pahlawan Surabaya berhasil merebut Juara Umum Porprov IX Jatim 2025.

Dalam wawancara tertulis bersama Calista Allegra Dewantara — salah seorang pegolf putri yang berhasil menyumbangkan 4 medali emas (dari nomor Individu, Beregu, Foursome dan Mix Foursome) untuk Tim Golf Kota Surabaya — pegolf kelahiran Kota Pahlawan pada 2013 yang menekuni olahraga golf sejak 2019 tersebut— mengungkapkan, “Rasanya senang dan bangga,” selanya, “tapi saya juga tahu apa kekurangan saya dan apa yang perlu diperbaiki” lanjutnya.

SHOW MORE IMAGES+

DUA MINGGU BERLATIH JELANG PORPROV

Berbeda dengan pegolf umumnya, Calista mengaku jarang latihan di Driving Range, dan kalau turun bermain di lapangan dia kebanyakan bermain sendiri.

“Kalau weekend saja kadang saya main bareng Papa dan teman-temannya,” ujar Calista yang lebih sering berlatih di Ciputra Golf Surabaya, karena dia atlet Ciputra yang berada di bawah bimbingan Coach Mickey Yokoi.

Menjawab pertanyaan mengenai kesiapannya sebelum tampil di Porprov IX Jatim 2025, Calista mengungkapkan bahwa dia berlatih selama kurang lebih dua minggu.

“Karena tiga minggu sebelum Porprov saya ada turnamen di Singapura,” katanya.

Seperti diketahui bahwa putri tunggal keluarga Reynold Dewantara yang sejak berusia 6 tahun aktif menekuni olahraga golf ini, memang aktif mengikuti turnamen baik di dalam maupun di luar negeri.

“Saya pernah ikut turnamen di Surabaya, Jakarta, Bali, Jogja, Semarang, Amerika, Thailand dan Singapura seperti IJG, Pondok Indah, FCG, IMG, Asian Junior Masteran dan SGA .. Hampir setiap tahun,” papar Calista.

NO STUDY NO GOLF

“Apakah olahraga golf tidak mengganggu sekolah kamu?”

“Tidak,” sahut Calista, “karena saya ikut program Gateway dari Singapore Intercultural School Surabaya .. Dan, bagaimana cara mengatur waktunya? Sekolah saya sangat fleksibel bisa kapan saja dan di mana saja semacam home schooling,” tambahnya.

Seperti pegolf junior umumnya, Calista juga mendapat dukungan dari orangtuanya.

“Dukungan yang diberikan Papa dan Mama sangat besar .. Tapi, ada satu syaratnya. Papa dan Mama baru mengijinkan saya main golf setelah saya menyelesaikan tugas belajar. No study No golf,” ujar Calista, menegaskan.

TIDAK SALING MENYALAHKAN

Sebagaimana multievent empat tahunan di NKRI yang kita kenal dengan Pekan Olahraga Nasional atau PON, peraturan yang diterapkan di Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov, yang diselenggarakan dua tahun sekali di seluruh Provinsi di negeri tercinta ini, pun mempertandingkan nomor Individu, Beregu, Foursome Putra-Putri dan Mix Foursome selama sepekan tanpa jeda. Sehingga bagi pegolf yang tampil dalam event tersebut dituntut harus memiliki skill dan stamina yang prima.

Hal tersebut telah dibuktikan oleh Tim Golf Kota Surabaya yang berhasil merebut gelar Juara Umum dalam Porprov IX Jatim 2025.

“Bagaimana game plan kamu sehingga berhasil merebut medali emas di nomor individu, beregu, foursome dan mix foursome?” tanya Media GolfJoy.

“Game plan-nya just be ourself dan tidak saling menyalahkan. Kita harus saling support satu dengan yang lain,” jawab Calista.

Lebih jauh putri tunggal keluarga Reynold Dewantara yang di lingkungan tempat tinggalnya dikenal sebagai penyayang hewan peliharaan  tersebut — ketika secara khusus Media GolfJoy menyinggung kerjasamanya bersama Nathan berhasil merebut medali emas di nomor Mix Foursome — Calista mengungkapkan bahwa kerjasamanya dengan Nathan sangat baik.

“Hanya di hari pertama front 9 belum ketemu rhythmnya, karena kita ingin safe play,” kata pegolf yang mengidolakan Ben Hogan, berterus terang. 

“Tetapi kita berdua bikin adjustment di Back 9 dan hasilnya lumayan baik. Dan, di hari kedua kita setuju untuk bermain agresif dan akhirnya bisa finished dengan under 2,” tambahnya.

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas Calista menyebut bahwa dia bersama Nathan latihan bersama beberapa kali, tapi tidak pernah secara khusus berlatih foursome atau main alternate.

Di akhir perbincangan bersama Media GolfJoy, Calista yang tahun ini naik dari Kelas P6 ke Secondary 1 – Singapore Intercultural School Surabaya, selain senang berhasil menyumbang 4 medali emas untuk Tim Golf Kota Pahlawan Surabaya, Calista juga berharap agar banyak golf course yang support junior atlet.

Tulisan Toto Prawoto – Foto Dokumen Pribadi

Related posts

Iron Card Gulirkan Intercorporate Challenge series 2 di Bogor Raya

Hasim

Playoff FedEx Cup: Tommy Fleetwood Pimpin dengan 4 pukulan setelah Putaran 2 FedEx St. Jude Championship

Hasim

Scottie Scheffler Menangi PGA Championship untuk Gelar Mayor Ketiganya

Hasim

Leave a Comment

five × 5 =