Para pegolf yang melakukan uji coba venue di Luisita Golf and Country Club menunjukkan optimisme mereka untuk meraih medali di ajang SEA Games XXX/2019 Filipina, Desember mendatang. Hal tersebut diungkapkan dua pegolf putra andalan Indonesia, Jonathan Wijono dan Naraajie Emerald Ramadhan Putra. 

Setelah dua hari melakukan mapping, bermain 54 hole selama  Senin (11/11) dan Selasa (12/11) kemarin, delapan pegolf Indonesia ini setidaknya sudah bisa  membaca lapangan dan mengerti apa yang harus dilakukan saat ujian sebenarnya di SEA Games nanti. 

Baca juga : Rory Hie Berharap Ulang Kenangan Manis di Golf Classic & Country Club

“Lapangannya sih menurutku lempeng-lempeng saja, tetapi ada beberapa hole yang dogleg-nya lumayan mengganggu jadi harus menempatkan bola di tempat yang pas supaya attack ke green bisa lebih terbuka. Menurutku tee shot harus di fairway karena advantagenya lebih tinggi,” tulis Jonathan dalam pesan whatsapp kepada GolfJoy.

“Saya optimis banget bisa dapat medali. Menurut saya, lagi peak untuk dapat medali  dilihat dari beberapa turnamen yang sudah saya mainkan, dan pukulan juga lagi bagus,” ungkap pegolf asal Surabaya ini.

Sementara Naraajie dan Ida Ayu Indira Melati sedikit mewaspasai rough yang terbilang tebal dengan green yang lumayan sempit.

“Lapanganya tricky sih dan tidak panjang, tapi ada beberapa hole sempit. Rough-nya juga tebal dan cow grass juga. Jadi buat saya, itu cukup menantang,” ungkap Naraajie yang memiliki optimisme sama dengan Jonathan. 

“Di sini tee shot harus bagus soalnya rough-nya tebel, jadi kalau masuk (ke rough), approach shot-nya agak susah,” ujar Mela, sapaan akrab Ida Ayu yang mengaku perlu memperbaiki  putting-nya yang belum maksimal. 

Kamis (14/11) ini, tim Indonesia kembali memainkan 36 hole  setelah istirahat di hari Rabu (13/11).  “Setelah dua hari course mapping, untuk menentukan course management apa yang harus diterapkan setiap holenya. Hari Kamis  kita akan mainkan 36 hole dengan hitungan skor. Sesuai dengan saran  tim coach, kita akan fokuskan latihan di home ground short game area  di Emeralda dengan area sekitar green, rough dan rumput gajah,” ujar  Alga Topan selaku Pelatih Timnas Golf Indonesia yang membantu dua pelatih asal Australia, David Millne dan Lawrie Montague.

PB PGI selama ini melakukan pelatnas jangka panjang sejak Asian Games tahun lalu. Mereka tergabung dalam program National Development Program (NDP). Secara resmi timnas golf untuk SEA Games tahun ini dibentuk sejak bulan Agustus lalu. Para atlet telah mengikuti berbagai turnamen uji coba di Australia, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan.

Foto: Alga Topan