FeaturedKomunitas

Munaslub PB PGI 2024: Klub-Klub Golf di Indonesia Akan Ditertibkan

Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) PB PGI 2024 yang berlangsung di Menara BNI Building – Pejompongan, Jakarta Pusat pada Senin (20 Agustus 2024), secara khusus diselenggarakan untuk mengubah/memperbaiki beberapa pasal (tidak semuanya) yang tertera di dalam AD/ART era kepengurusan terdahulu — sebelum KPH Japto S Soerjosoemarno menduduki jabatan sebagai Ketua Umum PB PGI Periode 2023-2027.

Munaslub yang dihadiri para pengurus Pengprov, Pengkab/Pengkot dan Klub Klub Golf dan Management Golf Course & Driving Range  tersebut, dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB PGI, Ketua Organizing Committee Munaslub dan perwakilan dari KONI Pusat yang ditandai dengan pemukulan bola golf ke arah back drop.

Ketika bola yang dipukul mengenai back drop – sontak back drop tersebut berubah menjadi area golf course  virtual yang sangat indah dipandang mata.

Dalam perbincangan khusus bersama Media GolfJoy, Ketua Umum PB PGI, Japto S Soerjosoemarno, menyatakan bahwa Munaslub digelar untuk mengesahkan AD/ART Perubahan. 

“Salah satu tujuan utamanya adalah untuk menertibkan keberadaan klub klub golf yang tersebar di setiap Pengprov, Pengkab dan Pengkot agar keberadaan klub klub tersebut menjadi jelas,” katanya. “Karena, dari data yang ada, kebanyakan klub klub tersebut umumnya tidak memiliki kegiatan rutin yang berkesinambungan,” tambah Japto S Soerjosoemarno. 

SHOW MORE IMAGES+

Sambil guyon sersan “serius tapi santai”, Ketua Umum PB PGI Japto S Soerjosoemarno menyebut bahwa klub klub tersebut adalah klub “abal abal”, ” Kalau ada pemilihan ketua umum baru, yang hadir ratusan klub bahkan lebih … Tapi, klub klub tersebut tidak punya agenda kegiatan yang jelas dan tetap,” selanya, menegaskan sambil tersenyum penuh arti. 

Seperti kita tahu bahwa cabang olah raga apa pun — termasuk golf — setiap induk organisasi cabor tersebut tidak memiliki atlet. 

Yang memiliki atlet adalah para orangtua yang domisili mereka ada di Provinsi, Kabupaten dan Kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Oleh karena itulah maka Munaslub yang dilanjutkan dengan Raker yang berlangsung pada Senin (20 Agustus 2024) diselenggarakan untuk meningkatkan pembinaan dan peningkatan prestasi para atlet golf yang bernaung di Pengprov, Pengkab dan Pengkot yang ada di NKRI.

Ketua Umum PB PGI Japto S Soerjosoemarno optimis bahwa dari setiap daerah  kelak akan bermunculan pegolf-pegolf handal — baik di tingkat nasional, regional maupun internasional — apabila program kerja di setiap Pengprov, Pengkab dan Pengkot PGI di seluruh Indonesia merujuk pada AD/ART Perubahan. 

Menjawab pertanyaan terkait dengan program PB PGI yang akan datang, Ketua Umum PB PGI KPH Japto S Soerjosoemarno akan membuat program Golf To School.

“Tidak usah banyak-banyak .. ada lima murid saja yang menyukai golf di tiap-tiap sekolah  .. Suatu saat akan ada turnamen golf khusus untuk pelajar di Indonesia,” kata Ketua Umum PB PGI KPH Japto S Soerjosoemarno. 

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas Jonathan Wijono yang akrab dipanggil dengan sebutan Jowi — Pro nomor 1 di Indonesia yang menekuni olah raga golf sejak masih duduk di bangku SD — saat ini menjadi Pro yang memiliki order of merit tertinggi di Indonesia.

Itu artinya melalui program Golf To School yang dicanangkan oleh PB PGI di bawah pimpinan KPH Japto S Soerjosoemarno — lambat atau cepat — akan bermunculan Jowi Jowi baru di Republik tercinta ini.

Tulisan oleh Toto Prawoto, foto oleh Syam Al Aminy

Related posts

JGC Kembali Gelar JGC JAIGC; Sania Talita Wahyudi Bertekad Pertahankan Gelar

Syam

Tim Finchem Terpilih ke World Golf Hall of Fame Tahun Depan

Hasim

Trevor Simsby Belum Tergoyahkan

Tiara

Leave a Comment

11 − nine =