Sosialisasi penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) pada olahraga golf melalui gathering media dan pelaku usaha golf diselenggarakan di Jababeka Golf & Country Club pada hari ini, Rabu (5/5/2021).

Pandemi Covid-19 yang merebak pada Februari tahun lalu mendorong pemerintah untuk mengeluarkan berbagai kebijakan yang menjaga agar roda perekonomian tetap berputar dengan aman di tengah pandemi. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), salah satunya, menyiapkan program kesehatan yang merujuk pada CHSE: Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Ketahanan Lingkungan).

Protokol CHSE yang dimaksudkan sebagai panduan dalam menjalankan kegiatan ditujukan bagi seluruh pelaku usaha maupun pihak-plhak yang terlibat industri, khususnya yang terkait dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Setelah Protokol CHSE disusun, Kemenparekraf aktif menyosialisasikan protokol ini ke semua sektor, termasuk olah raga yang berkaitan dengan tourism. Salah satunya adalah olah raga golf yang kini sedang dikembangkan sebagai sport tourism.

Pelaksanaan “Gathering Media dan Pelaku Usaha Golf” merupakan wujud  penerapan CHSE pada olah raga ini yang terus digaungkan Kemenparekraf. ‘Gathering Media dan Pelaku Usaha Golf” ini berlangsung pada 5 Mei 2021 di Jababeka Country Club, Cikarang.

Gathering Media dan Pelaku Usaha Golf mengundang media-media golf dan pelaku usaha golf. Bermain selama 18 hole, mereka akan mempraktikkan CHSE secara utuh untuk mendukung olah raga yang sehat, aman, dan ramah lingkungan yang dimainkan dalam rangka meminimalisasi risiko penularan Covid-19.

Jababeka Golf & Country Club menjadi lokasi yang tepat dalam sosialisasi Protokol CHSE pada olah raga golf. Lapangan golf 18 hole ini telah tersertifikasi sejak Desember tahun lalu dengan nilai memuaskan. Dengan menyandang sertifikat CHSE. Jababeka Golf & Country Club telah mendapat bentuk akreditasi bahwa mereka telah memenuhi dan menjalankan protokol kesehatan dalam pelayanan wisata (golf) yang bersih dan aman.

“Kami bangga bisa menjadi tuan rumah Gathering Media dan Pelaku Usaha. Peserta Gathering bisa menyaksikan secara langsung bagaimana penerapan CHSE yang sebenarnya di Jababeka Golf and Country Club yang sudah tersertifikasi. Dengan adanya kegiatan ini; Jababeka Golf bisa menunjukkan bagaimana main dengan aman dan sehat,” kata Rully Lasahido, Managing Director Jababeka Hospitality sebagai pengelola Jababeka Golf and Country Club.

“Sosialisasi CHSE Olahraga Golf ini menjadi salah satu langkah penting pemulihan pariwisata dan menghidupkan kembali rantai ekonomi pelaku usaha golf, sehingga semua pihak yang terkait bisa memahami dan menerapkannya dalam kegiatan wisata golf,” kata Rizki Handayani, Deputi bidang Produk dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf.

Melalui sosialisasi penerapan Protokol CHSE ini, para peserta diharapkan bisa lebih memahami Protokol CHSE yang tepat. Namun, lebih dari itu mereka (para peserta) ini juga bisa menjadi “duta-duta” dalam memasyarakatkan Protokol CHSE ini lebih luas kepada seluruh pelaku dan pihak-pihak yang terkait dalam usaha golf, termasuk juga para pemain golf.