Indonesian Tourism Golf Pro Series 2023 edisi keenam sudah terhelat dengan sukses di Bukit Darmo Golf Surabaya pada 13 hingga 15 Juni 2023 yang mendaulat Benny Y. Kasiadi sebagai juaranya setelah ia sukses membukukan total skor 200 atau under 10.
Ada beberapa catatan khusus yang terjadi di dalam pagelaran ITGPS #6 Bukit Darmo, yang tentunya mengarah pada fenomena yang positif atau progress yang menggembirakan.
21 Amatir Ikut ITGPS #6
Beberapa diantaranya adalah jumlah kepesertaan yang diwarnai kehadiran dua puluh satu amateur di ITGPS kali ini.
Bahkan, tidak hanya peserta amateur lokal Jawa Timur semata yang mendominasi, seperti Nathan C. Widjaya, Achmad Fani Nazaruddin, dan Jordan Indra Marcello, tetapi juga ada yang berasal dari Jakarta seperti Mikail Jaydra.
Ada pula Kenneth Henson Sutianto yang berasal dari Bali. Untuk Kenneth, selain merupakan juara Lowest Ameteur ITGPS #3 di Jababeka Golf & Country Club, ia pun, belum beristirahat setelah menjadi juara di 47th Singapore Junior Golf Championship 2023 di pekan sebelumnya.
“ITGPS 2023 ini sebuah turnamen professional Indonesia yang mempunyai kualitas, standar dan mempunyai sifat permainan yang betul-betul kompetisinya sangat ketat. Sehingga mereka yang berpartisipasi, saya fikir, mereka ingin mencari pengalaman, meningkatkan kemampuan diri, serta yang lebih penting lagi adalah, ini kesempatan yang baik buat mereka (profesional maupun amatir) untuk meniti jenjang karir yang lebih tinggi lagi,” demikian ungkap Ketua Umum PGATI, Agus Triono mengomentari banjirnya para amateur yang ikut ITGPS #6 di Bukit Darmo Surabaya.
Menurut Agus lagi, bagi peserta professional, dengan bermain di ITGPS ini, mereka akan mampu terlibat di turnamen pro regional seperti ADT dan Asian Tour. Sementara mereka yang masih berstatus amateur, mereka sudah terbiasa dengan aura ketat kompetisi turnamen golf professional.
Ambang Cut-off +15
Tidak seperti pencapaian skor terendah (over par) di ITGPS 2023 sebanyak lima seri sebelumnya, ambang batas cut-off peserta ITGPS #6 Bukit Darmo Golf kali ini berada di +15 untuk 47 peserta yang lolos ke final round.
Hal tersebut akibat ketatnya persaingan antar peserta dalam perolehan skor tiap round day-nya. Bahkan, saking ketatnya, posisi teratas leaderboard pun dihuni oleh tiga pegolf; Jonathan Wiyono, Benny Y. Kasiadi dan A. Sugann dengan skor -5 (under lima) hingga round kedua. Begitu pun dengan posisi dibawah mereka yang ditempati oleh (hingga) empat pegolf yang skornya sama.
“Sekarang ini kan sudah seri ke-6 sehingga perjalanan sampai ke seri ini merupakan perjuangan dari para pemain, yang saya nilai, ini sungguh luar biasa. Sehingga fenomena ini tentunya menjadi daya tarik bagi pegolf profesional lainnya, maupun mendapat perhatian dari para amateur juga. Tidak bisa dipungkiri, bila kompetisi ITGPS 2023 ini berjalan semakin ketat, dalam arti pencapaian skor yang diraih para peserta turnamen pro saat ini,” demikian ulas Agus Triono tentang ketatnya perolehan skor dan ambang batas cut-off +15 untuk 47 peserta dari 86 peserta yang ikut ITGPS #6.

Pertambahan Total Hadiah
Sejak dua seri terakhir (Taman Dayu dan Bukit Darmo Golf) ITGPS 2023, seperti kita ketahui, total yang diterima para pro Indonesia kali ini sebesar Rp 350. 000. 000. Padahal empat seri pertama, para pihak sponsorship, yakni PT Indonusa Pratama dan Anargya Aset Manajemen, menghadiahi dengan total besaran 250 juta rupiah saja.
Jika pemenang ITGPS 2023 di empat seri perdana menerima uang hadiah Rp 35. 000. 000,-, namun di dua seri ITGPS 2023 terakhir maka pemenangnya mendapat bayaran sebesar Rp 56.000.000.
“Total hadiah yang sesuai kesepakatan dari pihak promotor maupun sponsor, di Taman Dayu maupun di Bukit Darmo Golf itu adalah totalnya 350 juta rupiah. Memang ada perbedaan dengan apa yang diberikan kala turnamennya diadakan di daerah Jabodetabek. Hal ini dilakukan agar merangsang para pro Indonesia, bahkan amateur untuk selalu ikut terlibat ITGPS dari seri satu ke seri berikutnya,” ujar Agus Triono soal hadiah yang meningkat nominalnya sejak seri Taman Dayu dan seri Bukit Darmo Golf.
Ya, Indonesian Tourism Golf Pro Series memang semakin seru dan menantang bagi para pegolf dalam meningkatkan karir profesionalnya.
Dan tentu saja semakin diminati. Karena ada sejumlah pegolf amateur yang sejak awal tahun 2023 merubah statusnya dari amateur menjadi pegolf profesional. Siapa saja kah mereka? Simak beritanya di GolfJoy edisi berikutnya!
(Syam Al Aminy)
—Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!

