Junior Chamber International (JCI), organisasi kepemudaan internasional terbesar di dunia, akan menggelar turnamen golf bertajuk International Network Friendship Golf (INFG) 2024 pada 3 Agustus mendatang.di New Kuta Golf Bali, Kabupaten Badung, Bali.
Para pegolf dan pebisnis dari sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik yang tergabung dalam organisasi ini akan ikut berpartisipasi.
“Sengaja dipilih Bali untuk tempat pelaksanaan INFG 2024, karena Bali merupakan pulau yang indah dan sekaligus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” kata Senate President JCI Senator Rainer Prakuso Tobing, di Denpasar, Sabtu. (20/1)
Turnamen ini akan diikuti sekitar 150 peserta, dari dalam dan luar negeri. “Yang sudah konfirmasi hingga saat ini di antaranya dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Hong Kong serta sejumlah negara lainnya,” ujar Rainer dalam acara peluncuran International Network Friendship Golf (INFG) 2024 itu. Sedangkan peserta dari Indonesia, tidak saja para anggota JCI dan para senator JCI, tetapi juga para direksi badan usaha milik negara/daerah, pengusaha anggota Kadin, Hipmi, dan lainnya serta masyarakat umum.


“JCI ini ada sekitar 200 ribu anggotanya yang tersebar di 130 negara. Rangkaian acara turnamen golf tersebut juga akan disiarkan secara langsung melalui berbagai kanal media sosial, sehingga dapat diketahui secara meluas oleh para anggota dan masyarakat umum,” ujarnya pula. Menurut Rainer, salah satu prinsip yang harus dipegang sebelum berbisnis, tentunya dimulai dari pertemanan dan membangun jaringan. Hal tersebut salah satunya dapat dirajut melalui ajang turnamen golf.
“Mengapa kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, karena mereka yang ke Bali tentu akan datang bersama anggota keluarganya. Selain itu mereka juga akan mengunjungi sejumlah objek wisata di Bali,” katanya lagi. Tujuan lainnya, tentu untuk membangun koneksi pimpinan dan anggota JCI dengan para mitra dan masyarakat umum, serta memasyarakatkan dan meningkatkan kegemaran berolahraga khususnya golf.
Ira Kusumawardani selaku Project Director INFG 2024 mengatakan ajang INFG 2024 menjadi momentum penting untuk mengenalkan tempat-tempat wisata yang ada di Bali dan potensi yang dimiliki. “Selain ber-golf, sudah tentu juga terjalin networking dan kami harapkan ‘event’ golf ini dapat menjadi agenda rutin tahunan,” ujarnya. Selanjutnya, menurut Ira, tentunya dapat memberikan manfaat bagi UMKM, karena akan ada booth (stan) pameran yang akan menampilkan produk-produk kerajinan dari Bali.
“Ini menjadi kesempatan bagi pebisnis untuk mempromosikan produk-produk dari Bali, apalagi kalau mereka ingin ekspor. Tak hanya itu, para peserta juga diagendakan untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Bali dan juga sentra-sentra UMKM,” kata Ira.
Gde Sumarjaya Linggih, salah satu JCI Senator dari Bali berpandangan ajang INFG 2024 menjadi angin segar bagi pariwisata Bali yang belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi COVID-19.
“Bali juga memiliki produk-produk yang bagus dan berkualitas, yang tentunya bisa diperkenalkan lewat ajang ini. Di samping juga bisa memberikan dampak ekonomi bagi daerah di luar Bali karena Bali merupakan hub tourism,” ujar pria yang juga anggota DPR ini.
Tentang JCI
Junior Chamber International (JCI) adalah organisasi kepemudaan Internasional terbesar di dunia yang didirikan di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat pada tanggal 13 Oktober 1915, anggotanya adalah para pemuda berusia 18 – 40 tahun, memiliki alumni lebih dari 2 juta orang dan tersebar lebih dari 125 negara di seluruh dunia termasuk Indonesia.
JCI merupakan suatu gerakan global orang-orang muda yang aktif membuat suatu perubahan positif dan membantu mencari solusi bagi tantangan terbesar di era ini. JCI menginspirasi para pemuda untuk mengenali tanggung jawab mereka selaku warga dunia agar dapat lebih berperan aktif dalam menciptakan dunia yang lebih baik. dengan mengembangkan. JCI merupakan wadah global yang menyediakan peluang pengembangan dan pembentukan kapabilitas generasi muda untuk menjadi pemimpin global yang melayani dengan memberdayakan orang-orang muda melakukan perubahan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri, lingkungan masyarakat, bangsa dan negara melalui beragam program kegiatan langsung di tengah masyarakat.
Anggota JCI adalah para pemimpin dan pemuda kreatif dan tangguh berusia 18-40 tahun dengan latar belakang pekerjaan yang beragam. Para anggota JCI berusaha mengembangkan diri dengan menggali keterampilan-keterampilan baru sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat, meletakkan dasar-dasar baru, dan mengembangkan berbagai jenis usaha yang baru serta membangun jaringan sosial. Sebagai organisasi nirlaba yang menjunjung nilai persaudaraan dan perdamaian dunia, JCI menyambut dengan gembira anggota-anggota baru dari berbagai latar belakang, siapapun yang ingin menjadi pemimpin yang lebih baik di bidang apapun, tanpa melihat ras, warna kulit, jenis kelamin, agama maupun ideologi politik yang dimiliki.
Sudah banyak tokoh pemimpin dunia yang pada masa mudanya adalah anggota JCI, diantaranya adalah: Kofi Annan – Sekjen PBB, Jacques Chirac – Mantan Presiden Perancis, Hugo Banzer – Mantan Presiden Bolivia, Bill Clinton – Mantan Presiden Amerika Serikat, Al Gore – Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Yasuhiro Nakasone – Mantan PM Jepang, eizo Obuchi – Mantan PM Jepang, Taro Aso – Mantan PM Jepang, Pangeran Albert II – Pemimpin Monaco, Poul Schlüter – Mantan PM Denmark, Joseph Estrada – Mantan Presiden Philipina, dan Michel Hansenne – Dirjen ILO Belgia
Organisasi JCI di Indonesia sudah berdiri sejak tahun 1971 dan saat ini terdapat 29 organisasi lokal yang tersebar di berbagai daerah.
Setiap tahunnya JCI melakukan pertemuan berkala, baik dalam skala area (Area Conferences) maupun skala dunia (World Congress). JCI membagi dalam empat area yaitu Afrika dan Timur Tengah, Asia Pacific, Amerika (termasuk Canada dan Amerika Selatan) dan Eropa. Semua negara anggota JCI berhak menjadi tuan rumah penyelenggara Konferensi maupun Kongres secara bergiliran, dengan mempertimbangkani prestasi organisasi dan kesiapan yang dimiliki negara tersebut. Indonesia masuk di dalam Area Asia Pacific.
Pada tahun lalu Indonesia telah menjadi tuan rumah Konferensi Asia Pacific (ASPAC) 2023 di Jakarta dengan sukses. Hal ini merupakan suatu prestasi dan kesempatan setelah pernah menjadi tuan rumah ASPAC pada tahun 1999 di Bali. Sebelumnya pada tahun 1994 pernah pula menjadi tuan rumah Business Conference, juga di Bali.
Dalam sistem berorganisasi JCI diakui adanya Senatorhip, yaitu berupa penghargaan dan keanggotaan seumur hidup yang diberikan sebagai pengakuan khusus kepada mereka yang memiliki prestasi kepemimpinan dan telah memberikan kontribusi luar biasa sebagai pembuat perubahan positif bagi masyarakat umumnya dan atas kontribusinya yang besar terhadap organisasi, menjadi “JCI Senator”. Termasuk diantaranya adalah Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, atas kontribusinya yang besar selaku salah satu pendiri JCI Solo pada saat beliau masih menjabat sebagai Walikota Solo. JCI sendiri sudah menghasilkan banyak kader pemimpin yang duduk di pemerintahan seperti di Legislatif, KPPU, BNSP, Kadin, dan banyak pemimpin di sektor ekonomi, social maupun politik, diantaranya adalah JCI Senator Gde Sumarjaya Linggih yang juga merupakan Ketua Pelaksana (Conference Director) penyelenggara Asia Pasific Conference di Nusa Dua Bali pada tahun 1999 silam yang mendatangkan lebih dari tiga ribu delegasi dari berbagai dunia.
Di Indonesia perkumpulan yang mewadahi para JCI senator bernama “Senator Junior Chamber Internasional Indonesia” yang merupakan badan hukum yang sah sesuai legalitas hukum negara Indonesia. Senator JCI Indonesia dipimpin oleh JCI Senator Rainer Prakuso Tobing. Senator JCI Indonesia (Senator JCII) pada saat ASPAC 2023 di Jakarta, telah melaksanakan pertandingan golf diantara anggota JCI dan Masyarakat umum (Inclusive), untuk bertujuan memperkenalkan organisasi JCI di Masyarakat umum dan memperkuat jaringan yang ada. Pertandingan ini diikuti oleh Senator/ Anggota JCI dari negara asing dan perusahaan BUMN.
Kegiatan “International Network Friendship Golf 2023” mendapatkan respon yang positif, sehingga Senator JCII merencanakan akan mengadakan kembali “International Network Friendship Golf 2024” yang akan diadakan di Denpasar, Bali pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024. Pertandingan ini yang akan mengundang para senator dari dari dalam dan luar negeri serta umum, para pengusaha, tokoh Masyarakat, pemerintah dan lainnya. Adapun kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun hubungan persahabatan Indonesia dengan masyarakat internasional, memperluas jaringan antar peserta, meningkatkan wawasan global para peserta, memperkenalkan ragam budaya Indonesia serta memperkenalkan budaya Indonesia dan juga memperkenalkan upaya kontribusi organisasi JCI di Indonesia.
—Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!
Visit Ironcard.id

