PAIRING group yang dihuni oleh Asa Najib Bhakti (Sumut), Gabriel Hansel Hari (DKI), Dana (Jabar) serta Mochtar (Kaltim), yang tampil bersaing di Divisi Putra untuk memperebutkan medali emas, perak, perunggu di kancah persaingan PON XXI 2024 yang berlangsung di Royal Sumatera Golf pada Round #2 Jumat (13 September 2024) kemarin, semakin ketat dan seru.
Hal tersebut terjadi karena perebutan posisi teratas (leaderboard) antara Gabriel dan Mochtar masih terus berlanjut. Sementara Asa Najib Bhakti terus membuntuti Gabriel dan Mochtar.
Bahkan Kentaro Nanayama (DKI) — yang pada round #2 kemarin mencetak skor 68 pukulan atau 4 under — pun masuk ke dalam tataran yang harus dicermati penampilan-nya.
SELANGKAH LAGI
Untuk sementara nama-nama pegolf tersebut di atas berada di posisi tinggal “selangkah lagi” mereka akan berjaya di Divisi Putra untuk memperebutkan medali di nomor individu — apakah itu Emas, Perak dan atau Perunggu.
Seperti diketahui, Mochtar (Kaltim) yang mencetak 128 pukulan (70 – 68) berada di posisi pertama Divisi Putra dengan -6, posisi kedua Gabriel (DKI) yang mencetak 140 pukulan (69 – 71) atau -4. Sedangkan posisi ketiga (Ties) diduduki oleh Kentaro (DKI) dengan skor 172 pukulan (74 – 68) atau -2. Najib (Sumut) juga mencetak 142 pukulan (69 – 73) atau 2 under.
“Mochtar benar-benar menepati janjinya seperti yang disampaikan di round pertama,” kata Uke Widarsa dalam perbincangan bersama Media GolfJoy. “Dan, untuk nomor perorangan Putra persaingannya masih akan seru. Karena, biarpun Mochtar berlari menjauh, tapi masih ada Hansel yang nempel ibaratnya seperti bola hampir hole in one .. Hansel hanya tertinggal 2 stroke dari Mochtar,” tambah Uke sambil tertawa.
Lebih jauh Uke mengungkapkan bahwa di sisi lain pegolf tuan rumah juga sudah mulai ke luar dari pressure round yang mereka alami di round pertama. “Pada round ke dua Jumat kemarin mulai membaik performance mereka. Jadi, medali di nomor individu masih bisa menjadi milik siapa saja,” katanya.
Sedangkan di nomor perorangan Putri juga hampir sama. Natalia Kristina Yoko (DKI) head to head dengan pegolf tuan rumah Sumut: Vera Permata Rosada. Yoko dan Vera untuk sementara leading dengan skor (Ties) masing-masing +1.
Selama dua hari Vera mencetak 145 pukulan (73 – 72) atau 1 under, sedangkan Yoko mencetak 72 pukulan di hari pertama (Round #1) dan di hari kedua (Round #2) mencetak 73 pukulan.
Baik Vera maupun Yoko yang berada di posisi teratas dengan skor sama (Ties) yakni 1 over, ditempel ketat oleh Sania Talita Wahyudi (DKI) yang pada round #1 dan #2 membukukan total skor 143 pukulan (73 – 74) 3 over.
Sania dibayang-bayangi oleh Meva Helena Schmit (Bali) yang mencetak 148 pukulan (75 – 73) +4.
JUNJUNG TINGGI SPORTIVITAS
Keberhasilan Mochtar (Kaltim) yang untuk sementara memimpin di posisi teratas nomor individu Divisi Putra PON XXI 2024, selain diapresiasi oleh Uke Widarsa sesuai dengan kapasitasnya sebagai pengamat dan analis olah raga golf, hal yang sama juga dinyatakan oleh Firman Halab sebagai Kapten Tim Golf Kaltim.
Dalam perbincangan by phone bersama Media GolfJoy, Firman Halab sangat menghargai perjuangan dan tanggungjawab ketujuh atlet golf asal Kalimantan Timur (4 Putra dan 3 Putri) yang tergabung di Tim Golf Kaltim di PON tahun ini.
“Selama persiapan termasuk ketika kami melakukan trial course tahun lalu di Royal Sumatera Golf, kami menggunakan biaya sendiri,” tutur Firman Halab.
“Tapi kami selalu berpesan kepada Mochtar dan kawan-kawan agar tetap fokus terhadap tugas dan tanggungjawab mereka masing-masing, karena mereka tampil membawa nama Kaltim, dan junjunglah sportivitas setinggi-tingginya,” tambahnya.
Sambil tertawa Firman Halab lebih jauh mengungkapkan bahwa para stake holder atau pejabat di bidang ke-olahraga-an di daerahnya menganggap bahwa olah raga golf adalah olah raga yang “input”-nya atau kontribusinya terhadap daerah sangat minim dibandingkan dengan “output”-nya.
Dengan kata lain, kata Firman Halab lebih jauh, yang dijadikan tolok ukur oleh para stake holder bidang ke-olahragaan-an khususnya olah raga golf adalah berapa jumlah medali yang diperoleh,
“Padahal olah raga golf hitung-hitungannya tidak sama dengan hitungan matematis dua kali dua sama dengan empat,” sela Firman Halab.
Oleh karena itulah maka sebagai Kapten Tim Golf Kaltim pihaknya berharap khususnya kepada Mochtar selain harus tetap fokus juga harus menjunjung tinggi sportivitas.
Dan, apa yang disampaikan oleh Firman Halab benar adanya. Terbukti Mochtar yang untuk sementara leading di nomor individu Divisi Putra PON XXI 2024 dengan 6 under, karena dia fokus dengan game plane yang diterapkannya sejak round #1 dan round #2.
“Besok (maksudnya round #3 hari ini. Red.) saya juga tetap akan fokus .. Tentu sebelum turun ke lapangan saya tetap selalu berdoa mohon tuntunan dan bimbingan kepada Allah SWT …” kata Mochtar menutup perbincangannya bersama Media GolfJoy.
——-
Penulis Toto Prawoto
Foto Dokumentasi
