FeaturedKomunitas

Kejurnas Golf Amatir Seri #1: Randy & Yoko Tak Tertandingi

DUA pegolf masing-masing Randy Arbenata Mohamad Bintang dari Pengprov PGI Jawa Barat dan Natalia Kristina Yoko dari Pengprov PGI DKI Jakarta, dengan penampilannya yang sangat impresif saat bertanding dalam Kejurnas Golf Amatir Seri Pertama 2024 yang berlangsung di Jababeka Golf & Country Club pada Selasa (9 Januari 2024) hingga Kamis (11 Januari 2024), benar-benar tak tersaingi oleh para kompetitor mereka berdua yang bertanding di Divisi Putra dan Divisi Putri.

Selama tiga hari Randy mencetak skor 209 pukulan (71-68-70) atau 7 under, sedangkan Yoko mencetak skor 212 pukulan  (68-74-70) atau 4 under.

Meskipun seluruh peserta Kejurnas Golf Amatir Serie Pertama 2024 yang berjumlah 84 pegolf (terdiri 61 pegolf putra dan 23 pegolf putri) untuk pertama kalinya mereka berkompetisi tanpa didampingi caddy, namun sejak round #1 hingga round #3 final mereka tetap tampil all out untuk menjadi yang terbaik dalam kejurnas tersebut. 

Betul bahwa pada round #1 hampir sebagian dari para peserta memang mengalami kendala akibat mereka terbiasa bermain golf didampingi caddy, sehingga skor yang mereka cetak pun nilainya plus (+) atau over.

Sedangkan peserta yang lainnya masih mampu mencetak skor bernilai minus (-) atau under walaupun mereka bermain secara “mandiri” tanpa didampingi caddy.

RECOVERY

Setelah para peserta yang berhasil mencetak skor minus (-) di round #1 (rata-rata skor mereka T-1 meski ada juga yang berhasil mencetak skor minus lebih dari satu digit), pada round #2 setelah mereka berhasil me-recovery permainan mereka, sehingga deposit skor mereka di round #2 pun bertambah, sementara peserta yang di round #1 mencetak pukulan plus lebih dari satu digit, di round #2 mereka rata-rata berhasil mengurangi skor plus yang telah mereka bukukan. 

Seperti diketahui bahwa skor yang dicetak Randy dan skor yang dicetak Gemilau Joanne Kurnia (dari Pengprov PGI Banten) : pada round #1 Randy mencetak 71 pukulan atau 1 di bawah par, sementara Gemilau mencetak 74 pukulan atau atau plus (+) 2.

Namun, baik Randy maupun Gemilau, yang berhasil me-recovery permainan mereka di round #2 — masing-masing mencetak 68 pukulan dan 66 pukulan — sehingga pada akhirnya Randy dan Gemilau untuk sementara memimpin round #2 Kejurnas Golf Amatir Serie Pertama 2024.

MORE IMAGES+

SALING KEJAR MEMBURU DEPOSIT SKOR MINUS

Memasuki round #3 final Kejurnas Golf Amatir Serie Pertama 2024 terjadi persaingan yang sangat ketat terutama dan khususnya dalam hal saling kejar memburu deposit skor minus, dan mengurangi skor plus. 

Yoko yang di round #2 berada di posisi kedua di bawah Gemilau dengan mencetak skor 74 pukulan atau +2, berhasil melesat naik ke posisi teratas di Divisi Putri setelah pegolf dari Pengprov PGI DKI Jakarta tersebut di round #3 final mencetak 70 pukulan atau -2, sedangkan Gemilau yang pada round #3 final mencetak 75 pukulan atau +3, posisinya melorot ke urutan ketiga dengan total skor 215 pukulan (74-66-75) atau -1.

Sementara posisi kedua round #3 final Kejurnas Golf Amatir Serie Pertama 2024 di Divisi Putri direbut Sania Talita Wahyudi (dari Pengprov PGI DKI Jakarta) yang pada round #3 final mencetak 68 pukulan. Sehingga dengan total 213 pukulan (70-75-68) atau -3 Sania unggul atas Gemilau (dari Pengprov PGI Banten). 

Hal yang sama juga terjadi di Divisi Putra. Saling kejar menambah deposit skor minus antara Amadeus Christian Susanto (dari Pengprov PGI Jawa Tengah) pun tak terelakkan.

Akan tetapi karena di round #1 Randy mencetak 71 pukulan dan di round #2 pegolf dari Pengprov PGI Jawa Barat tersebut mencetak 68 pukulan, posisinya sama sekali tak tergoyahkan meski Amadeus Christian Sutanto pada round #3 final Kejurnas Golf Amatir Serie Pertama 2024 mencetak 68 pukulan atau -4. 

Mengapa demikian, karena pada round #1 pegolf dari Pengprov PGI Jawa Tengah yang akrab disapa dengan panggilan Jojo tersebut mencetak 71 pukulan dan round #2 juga mencetak pukulan yang sama — berbeda jauh dengan skor yang dicetak Randy di round #1 dan round #2.

Sehingga dengan mencetak 210 pukulan (71-71-68) atau -6, Jojo menduduki posisi kedua dalam Kejurnas Golf Amatir Serie Pertama 2024 yang berlangsung pada Selasa (9 Januari 2023) hingga Kamis (11 Januari 2023) di Jababeka Golf & Country Club — Cikarang, Jawa Barat. 

Justru yang di luar perkiraan adalah apa yang ditorehkan Mochtar. Karena, pegolf dari Pengprov PGI Kalimantan Timur tersebut berhasil menduduki posisi ketiga dalam kejurnas kali ini. Selama tiga hari berturut-turut Mochtar mencetak 212 pukulan (71-71-70) atau 4 under.

TIDAK MENGUBAH GAME PLAN

Seperti diketahui bahwa event tersebut sempat suspended beberapa kali karena hujan lebat disertai petir yang mengguyur kawasan Jababeka dan sekitarnya, di mana pada saat itu dua flight group leader di Divisi Putra dan satu flight group leader di Divisi Putri masih menyisakan tiga hole lagi yakni di hole 16, 17 dan hole 18.

Pada pukul 16.30 WIB hujan mulai reda dan permainan pun dilanjutkan kembali. Akhirnya Randy dan Yoko berhasil menduduki posisi puncak di Divisi Putra dan Divisi Putri. 

Usai menyelesaikan permainannya, di mana para peserta yang berkompetisi di Divisi Putra start dari Black Tee dan Divisi Putri start dari White Tee, kepada para wartawan yang mewawancarainya — baik Randy maupun Yoko — menyatakan bahwa game plan yang mereka terapkan berjalan seperti yang diharapkan. 

Randy dan Yoko pun menegaskan bahwa mereka berdua terutama dan khususnya di round #1 tampil sangat berhati-hati mengingat panitia penyelenggara Kejurnas kali ini menetapkan peraturan bermain tanpa didampingi caddy.

Sedangkan pada round #2 dan round #3 final mereka berdua tampil percaya diri, karena mereka berdua telah berhasil melewati proses adaptasi yang mereka lakukan terutama dan khususnya  di round #1 yant bermain tanpa didampingi caddy. 

Baik Randy maupun Yoko, selain senang karena berhasil keluar sebagai juara, mereka berdua juga sangat bersyukur dapat mengatasi semua kendala yang terjadi di lapangan termasuk ketika mereka berdua jeda cukup lama gara-gara suspended yang disebabkan oleh cuaca yang tidak kondusif terutama dan khususnya pada menit-menit terakhir menjelang mereka berdua menyudahi permainan mereka di round #3 final dan merebut gelar juara.

LANCAR DAN BANYAK PEMAIN YANG BERMAIN UNDER

Ketua Panitia Penyelenggara Kejurnas Golf Amatir Serie Pertama 2024, Adi Saksono, dalam sambutannya di acara closing ceremony antara lain mengungkapkan bahwa pihaknya, selain mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh peserta dan para official serta Manager Jababeka dengan seluruh staffnya, dia juga sangat senang dan bersyukur karena kejurnas yang untuk pertama kalinya menetapkan para peserta tidak boleh didampingi caddy, berjalan lancar sejak round #1 hingga round #3 final.

“Semoga pada serie-serie berikutnya para peserta lebih siap lagi agar berkompetisi tanpa didampingi oleh caddy menjadi sebuah tradisi — seperti yang diharapkan oleh Ketua Umum PB PGI, Bapak Japto Soerjosoemarno, pada duapuluh tiga tahun yang lalu,”  tegas Adi Saksono.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Jendral PB PGI, Cing Cing Suharsono. Dalam sambutannya, SekJen PB PGI Periode 2023 – 2027 yang juga dikenal sebagai golfer tersebut, sangat bahagia sekaligus bangga karena dalam kejurnas kali ini banyak pemain yang bermain under. 

“Semoga pada serie-serie kejurnas yang akan datang pemain yang bermain under jumlahnya semakin meningkat,” kata SekJen PB PGI tersebut, menegaskan.

KE-MANDIRI-AN

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas salah satu Ketua Pengprov PGI yang hadir menyaksikan secara langsung atlet binaannya berlaga dalam event tersebut dan berhasil merebut gelar juara, pun merasa sangat bahagia dan bangga. 

“Terus terang saya happy sekali, karena Randy berhasil merebut gelar juara dengan total skot tujuh under,” kata H.Sirod Zudin, Ketua Pengprov PGI Jawa Barat, saat dicegat oleh para wartawan terkait keberhasilan Randy Arbenata Mohamad Bintang menjuarai Kejurnas Golf Amatir Serie Pertama 2024.

Sementara, sebelum Ketua Pengprov PGI Jawa Barat tersebut memberi keterangan kepada para wartawan, dalam obrolan khusus bersama Media GolfJoy ketika Randy baru menyelesaikan permainan First Nine-nya, Kang Sirod, sapaan akrabnya, pun berharap pengprov-pengprov di seluruh Indonesia yang para pegolfnya telah lolos dari Babak Kualifikasi PON agar mereka diikut-sertakan dalam serie-serie kejurnas berikutnya yang diselenggarakan oleh PB PGI.

“Karena kejurnas kali ini dapat dijadikan untuk menambah jam terbang mereka sebelum mereka tampil membela daerah mereka masing-masing di PON mendatang,” ujar Kang Sirod. 

“Apalagi dalam kejurnas kali ini PB PGI menetapkan  peraturan para peserta tidak didampingi caddy .. Dan, menurut saya ini bagus sekali karena para pegolf mendapat pengalaman baru tentang kemandirian,” ujar Kang Sirod.

Dalam kejurnas kali ini tak hanya Adi Saksono, Cing Cing Suharsono dan H.Sirod Zudin yang merasa happy, rekan-rekan wartawan dari pelbagai platform media yang hadir untuk meliput langsung kejurnas kali ini, pun merasa senang karena apa yang mereka perkirakan bakal terjadi play off antara Randy Arbenata Mohamad Bintang versus Amadeus Christian Susanto tidak menjadi kenyataan.

Kalau sampai terjadi play off, menurut seorang rekan wartawan, tidak mungkin dilaksanakan hari ini juga. Karena, cuacanya sudah mulai gelap. Sehingga kalau play off yang diperkirakan benar-benar terjadi, pasti akan dilanjutkan pada besok pagi.

“Kalau hal itu terjadi, saya tidak bisa hadir, karena besok ada liputan di tempat lain, pak De,” kata rekan wartawan yang memohon kepada Media GolfJoy agar jangan disebutkan namanya sambil tertawa ha ha ha ..! 

Tulisan oleh Toto Prawoto, Foto Dokumentasi PB PGI


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!



Visit Ironcard.id

Related posts

Ciputra Golf Gelar Turnamen 27 Hole Bi-Monthly Medal

Hasim

Piala Gubernur Babel Open Golf Tournament 2021 Bangkitkan Ekonomi & Pariwisata

Syam

ECCO Golf Tournament 2022 Ukir Rekor

Syam

Leave a Comment

three × three =