FeaturedKomunitas

Kenneth Henson Sutianto & Sieun Lee Kampiun PIIJGC 2024

Persaingan ketat terjadi di champion flight Boys A Division, terkhusus di empat hole terakhir.

Persaingan untuk merebut gelar champion di kancah persaingan Pondok Indah International Junior Golf Championship (PIIJGC) ke-11 2024 pada hari ketiga (ronde final) yang berlangsung di Pondok Indah Golf Course, Kamis, 19 Desember 2024 benar-benar berlangsung sangat ketat, terutama dan khususnya di A Boys Division. 

Saling kejar untuk menambah deposit skor pun tak terelakkan antara dua pegolf tuan rumah Indonesia Kenneth Hanson Sutianto, dan Jayawardana Dornan, serta Logan Kim dari Korea.

SHOW MORE IMAGES+

Tiga pegolf yang berhimpun di group leader A Division Boys tersebut benar-benar tampil all out. Bahkan Kenneth sempat memimpin dengan 3 under. Tapi, Kenneth pegolf kelahiran 12 November 2007 yang kini masih duduk di bangku SMA Jembatan Budaya – Bali, pada second nine berhasil dikejar oleh Jaya dan terus dikuntit Logan.

Dan, pada paruh waktu second nine, ketiga pegolf tersebut yang pada awalnya skor mereka berwarna merah lalu berubah menjadi warna biru semuanya.

Tapi, pada detik-detik terakhir, Kenneth, yang tampil percaya diri sejak hari pertama, Selasa (17/12) dan hari kedua, Rabu (18/12) pada hari ketiga final PIIJGC ke-11 Kamis (19/12), mengakhiri persaingan di ronde final dengan mencetak skor 2 under, sedangkan kompetitornya yakni Jaya dan Logan Kim masing-masing mencetak skor even par dan +1.

Dengan total skor 214 pukulan (72-70-72) atau 2-under par, Kennet Henson Sutianto merebut Champion di Division A Boys. 

Ketika Media GolfJoy Indonesia menanyakan kesannya merebut juara PIIJGC ke-11 2024 yang sangat bergengsi tersebut, Kenneth mengungkapkan, “Puji Tuhan akhirnya saya bisa memenangi turnamen internasional dan especially di Pondok Indah yang memang menjadi impian aku sejak memulai bermain golf sejak pandemi lalu. Empat hole terakhir memang permaian menjadi sangat ketat. Dan saya mengakui bahwa Jaya adalah pegolf yang sangat bagus karena kita sudah biasa bermain bersama di Bali. Dan kemenangan ini saya dedikasikan kepada papa aku yang sudah all out mendukung karir golf saya, dan para pelatih aku seperti Om Suprapto yang sudah memperbaiki pukulan aku yang pernah sempet rusak parah,” begitu ungkap Kenneth Henson Sutianto.

Sementara Avie K Utomo — selaku Tournament Director PIIJGC ke-11 2024 — dalam perbincangan bersama Media GolfJoy terutama dan khususnya terkait dengan keberhasilan Kenneth Henson Sutianto merebut Champion A Boys Division mengungkapkan bahwa Kenneth memang memiliki kepercayaan diri di atas rata-rata pegolf seusianya. 

Hal tersebut ditunjukkan Kenneth, setidaknya di hole #14 hingga #18, dimana dia membukukan dua birdie dan tiga par yang sangat menentukan sebelum mengakhiri permainannya.  

“Kalau saja di hole terakhir Kenneth tidak mencetak under, maka dipastikan champion turnamen ini akan ditentukan lewat play off  antara Jaya versus Kenneth,” kata Avie K. Utomo sambil menambahkan bahwa pegolf asal Pulau Dewata tersebut juga pernah merebut Lowest Amateur dalam turnamen golf pro yang diselenggarakan oleh Professional Golf Association  Tour of Indonesia (PGATI) sebanyak dua kali.

Seperti diketahui, selain tampil bertanding dalam event yang diselenggarakan oleh PGATI, Kenneth bersama Jakarta Masters Club (JMC) juga tampil di ajang Liga Golf Jakarta (LGC) yang diselenggarakan oleh Pengprov PGI Jakarta pimpinan Reza Rajasa.

Dalam sepekan merebut 2 champion

Meskipun persaingan di Girls A Division tidak seketat yang terjadi di Boys A Division, namun Sieun Lee pegolf Korea yang membukukan total skor 217 pukulan (68-76-73) atau +1 berhasil merebut Champion Girls A Division PIIJGC ke-11. 

Dan, champion tersebut adalah gelar kedua setelah pada 12 – 15 Desember 2024 lalu Sieun Lee menjadi juara Malaysian Amateur Open. “Saya tidak menyangka bisa menjadi juara di dua turnamen berturut-turut,” katanya.

Lebih jauh, pegolf asal Korea tersebut mengungkapkan bahwa pada hari pertama di turnamen PIIJGC ke-11 dia mencetak skor 68 pukulan atau 4-under. 

“Tapi, pada dua hari terakhir saya harus berjuang untuk bisa menjadi juara,” tambah Sieun Lee yang berharap tahun depan dia bisa memperkuat tim negaranya dan bisa menaikkan peringkatnya di World Amateur Golf Rangking WAGR.

Berikut hasil lengkap PIIJGC ke-11 2024:

Boys Champion Kenneth Henson Sutianto dengan total skor 214 pukulan atau -2, dan Girls Champion Sieun Lee dengan total skor 217 pukulan atau +1.

Boys A Winner Jayawardana Dornan dengan total skor 216 (Par), 1st Runner Up Logan Kim (Korea) dengan total skor 217 (+1), dan 2nd Runner Up Mohamad Danish Rizal (Malaysia) dengan total skor 225 (+9). 

“Dari awal di pagi ini, saya come extra early untuk warm up, practice chipping and putting. Sebelum tee-off, saya mental preparation dulu, ada ekspektasi dan bermain just play my own game. First nine saya main santai nggak ada pressure sih. Tapi last empat lobang, saya kena pressure karena saya hanya satu-dua shot dibelakang Kenneth. Berharap bisa dapat birdie, tapi ternyata hanya bisa bikin satu saja di hole #17. Game plan saya di turnamen ini berjalan setengah-setengah. Kalau putting I did good, tapi tee shot-nya kurang bagus karena bolanya kadang ke kiri dan ke kanan. Tapi saya satisfied with my short game. Dan di turnamen ini ada kesempatan pembelajaran yang baik buat saya,” demikian ungkap Jayawardana Dornan.

Boys B Winner Eugene Emmanuel Tanjongjaya dengan total skor 218 (+2), 1st Runner Up Asyrafa Danish Suryanto dengan total skor 221 (+5), dan 2nd Runner Up Yujun Cha (Korea) dengan total skor 225 (+9). 

Boys C Winner Raka Aquila Achka dengan total skor 150 (+6), 1st Runner Up Jeremiah Allesandro dengan total skor 151 (+7), dan 2nd Runner Up Reicher Santoso dengan total skor 163 (+19).

“Permainan aku di ronde kedua sempat kena pressure oleh Jeremiah karena dia memulai pertandingan shot gun dari hole #7 langsung dapet birdie. Dan secara keseluruhan, dengan beberapa birdie yang dia dapat lebih banyak dari aku, akhirnya dia meraih lowest score di hari kemarin. Tapi aku tetap stick on my own game yang seperti biasa aku mainkan. Dan memang, di hari kedua itu, anginnya cukup kencang, serta pin placement-nya rata-rata ditempatkan di area yang sulit bagi aku. Alhamdulillah aku masih bisa menang kali ini di PIIJGC dan hanya selisih satu stroke dari Jeremiah,” ungkap Raka Aquila Achka. 

Girls A Winner The Jessica Tan dengan total skor 227 (+11), 1st Runner Up Renoctaviana Ramadhani Sa’id dengan total skor 234 (18), dan 2nd Runner Up Chaterine Chloe Hartono dengan total skor 240 (+24).

“Jujur, aku sempat khawatir banget apakah bisa bermain di PIIJGC kali ini karena sebelum turnamen aku sempat kena flu, batuk dan demam, sehingga khawatir dapat mengganggu performa permainan aku. Tapi dua-tiga hari sebelumnya kondisi badan aku sudah fit dan merasa confident untuk bermain di sini. Di first nine, aku sempat struggle a lot, banyak banget missed shot. Tapi di back nine ada sepupuh aku yang datang untuk menonton, dan alhamdulillah hasil permainanku jadi lebih bagus dan baik. Shot of the day aku kali ini ada di hole #11 par 4, dimana second shot aku hanya tersisa 4 feet dari pin dan akhirnya dapat birdie,” begitu ujar pelajar SMA Labschool Rawamangun Renoctaviana Ramadhani Sa’id.

Girls B Winner Malika Nararya Sarwahita dengan total skor 258 (+42), 1st Runner Up Yao Siyu (China) dengan total skor 264 (+48), dan 2nd Runner Up Samara Zahra Amandari dengan total skor 265 (+49). 

Girls C Winner Jennifer Quinn Effendi dengan total skor 150 (+6), 1st Runner Up Apinya Panjakabutr dengan total skor 151 (+7), dan 2nd Runner Up Calista Allegra Dewantara dengan total skor 159 (+15).

“Aku sangat gembira sekali karena bisa mengulang kesuksesan seperti tahun lalu dimana aku bisa menjadi juara di Girls C Division. Persaingannya sama kuat di tahun lalu dan sekarang ini. Tapi kali ini sangat bersaing karena perbedaan skor yang aku raih dengan yang dicapai pegolf dari Thailand Apinya Panjakaburt tidak begitu jauh. Di hari pertama, permaianan aku tidak lepas. Tapi, Puji Tuhan aku bisa come back dengan bermain even par di hari kedua. Sedangkan best shot aku kemarin itu di hole #6 par 5, Dimana sebenarnya pukulan aku nge-fade tapi chipped aku nempel. Hasilnya aku bisa dapet birdie,” terang Jennifer Quin Effendi.   

Related posts

Danny Lee Cetak 62, Pimpin Mayakoba Golf Classic

Hasim

Masters Champions Dinner 2025: Steak Besar, Cabai Pedas, Suasana Sepi

Hasim

Phil Mickelson “Sedang Usahakan” Tanding Ulang dengan Tiger Woods

Hasim

Leave a Comment

sixteen − 9 =