FeaturedKomunitas

Leonian Perkenalkan Callaway Paradym Ai Smoke: Sweet Spot di Seluruh Face

Sebelum peluncuran resmi produk Callaway terbaru Paradym Ai Smoke di kawasan Asia Tenggara yang akan dipusatkan di Bangkok Thailand pada 22 Februari 2024, Leonian Golf Indonesia menggelar soft opening produk tersebut di Suvarna Golf Club pada Selasa (16/1). Leonian memberi kesempatan kepada para golfer Indonesia untuk mencoba keunggulan jajaran club terbaru Callaway Paradym Ai Smoke.

Jajaran club yang terdiri atas driver, fairway wood, iron dan hybrid ini sarat dengan teknologi canggih untuk menjamin agar Anda menghasilkan pukulan bagus yang konsisten.

Clubface tercanggih yang pernah dibuat,  A.I Smart Face, dirancang menggunakan dinamika swing dari berbagai segmen golfer. Technology Micro Deflections membuat titik sweet spot berada di seluruh permukaan clubface.

“Callaway saat ini berfokus pada teknologi  A.I Smart Face. Jadi ketika pegolf mishit pada bagian clubface, dia tetap mendapatkan distance,” kata Akbar Fauzi, senior fitter Leonian Golf Indonesia. Menurutnya, desain Paradym Ai Smoke tidak lagi menggunakan teknologi Jailbreak seperti sebelumnya.

Pada 2024 ini desain Ai Callaway memasuki fase baru. Hingga saat ini angka-angka uji coba dengan robot dimasukkan ke dalam superkomputer yang digunakan untuk analisa. Namun mulai sekarang 250.000 data pukulan yang dikumpulkan dari seluruh dunia akan dimasukkan. dengan memanfaatkan trajectory, impact loft dll.  Ai Smart Face yang baru dibuat langsung menyesuaikan spin dan launch angle yang optimal, walaupun impact tidak terkena di titik sweet spot. 

Desain face berbasis Ai dari Callaway telah menggunakan data uji coba robot yang melakukan pukulan. Namun dengan produk  baru ini, Callaway mengambil data dari 250.000 orang yang melakukan pukulan di Callaway fitting centre dan mendapatkan data lebih dari 1.000.000 pukulan. Dapat dikatakan hasil virtual dan hasil dari pukulan golfer benar-benar menyatu untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari teknologi Ai-Smart Face.

Secara garis besar kemampuan Ai-Smart Face bekerja lebih baik dari teknologi Jailbreak. Dengan teknologi Jailbreak sejumlah besar tekanan diterapkan di sisi luar bagian face, sehingga face memiliki desain yang tebal yang dapat menahan impact..

Untuk meningkatkan kemampuan koreksi, Ai yang sekarang merekomendasikan agar teknologi Jailbreak tidak diadopsi dan sisi luar bagian face dibuat lebih tipis dari sebelumnya, sehingga menghasilkan defleksi mikro di seluruh permukaan clubface dan faktanya ide ini benar Ai-Smart Face menghasilkan ball speed dan jarak yang lebih baik daripada model yang dilengkapi teknologi jailbreak pada di setiap impact.


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!



Visit Ironcard.id

Related posts

Michelle Mogi & Kenneth Henson Menangi Bali International Junior Championship 2023

Syam

Jon Rahm Kembali No. 1 Dunia dengan Hasil T-3 di Open

Hasim

Kolaborasi BK Golf Clinic–Double B Ich Demi Kejayaan Golf Indonesia di Mata Dunia  

Toto Prawoto

Leave a Comment

six + one =