Green Palm dan Island Course diharap selalu “bersahabat” kepada seluruh peserta selama tiga round.
Turnamen tahunan di Pulau Batam yang digagas oleh Parents Children Golf Club (PCGC) berkolaborasi dengan golf course Palm Spring Batam Course, yakni SIG-Birdie 3Rd Batam Kepri International Junior & Amateur Golf Championship 2024, pada hari ini, Kamis, 8 November 2024 akan melangsungkan ronde pertama.
Sebanyak 92 pegolf junior dari 11 negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Sri Langka, India, Hong Kong, China, Korea Selatan, USA, Jerman, dan tuan rumah Indonesia, akan memulai pertandingannya di dua dari tiga course Palm Spring Batam Course, yaitu front nine di Palm Course dan back nine di Island Course dengan total 72 par.
Pada round perdana Kamis ini, melangsungkan pertandingan dari empat kategori atau divisi A, B, C, dan Amateur Putra dan Putri yang berjumlah 73 pegolf (53 putra dan 20 putri). Tee time pertama dimulai pada pukul 08.00 wib dari tee-box hole #1 dan hole #10.
Berharap terjadi skor under
Pada Rabu (7/11/2024) para peserta SIG-Birdie 3Rd Batam Kepri IJAGC 2024 telah melaksanakan Official Practice Round (OPR) mulai pagi hingga siang. Beberapa peserta, khususnya, junior asal Malaysia yang tergabung pada squad NJDP (National Junior Development Program), UUMISM (UUM International School Malaka), maupun individual, mampu mendulang skor dibawah par.
Hal tersebut dikarenakan, diakui oleh beberapa junior yang sempat berdiskusi oleh radaktur Media GolfJoy seusai OPR, bahwa Palm dan Island Course dinilai sangat bersahabat, khususnya di green Island course yang rata-rata green speed-nya sembilan.
“The course condition is amazing. It’s my first time here. Definitely it’s quite and easy course. And I think most players here gonna reach high under,” demikian ujar M. Daniel Muhammad Nazari, salah satu pegolf junior Malaysia yang tergabung dengan UUMISM yang mana ternyata ia tak berani mentarget diri sebagai juara, namun hanya mentargetkan dirinya berada diperingkat 5 besar di akhir turnamen.
Tidak berbeda dengan Danial, pegolf junior putri asal Korea Selatan Hyojeong Kang, yang menilai course Palm Spring bagus dan memiliki pemandangan yang indah. Terutama di front nine Palm Course di hole #6 yang memiliki pemandangan lepas pantai menghadap negara Singapura, dan hole #7 yang green-nya berada di tepi pantai Nuvasa Bay.
“But the green is confusing for me. I think the green speed is 9, but it little bit heavy. For tomorrow, I will use my hybrid because I stuck with my driver (tertawa red.),” begitu ungkap Isabella, demikian ia kerap disapa. Isabella pun mentarget dirinya menjadi yang terbaik alias menjadi juara di turnamen ini.
Pin placement dilokasi yang mudah
Sementara itu, Ketua PCGC Ade Meinar berharap besar seluruh peserta mampu mengeluarkan permainan terbaiknya dan sekaligus menciptakan skor under di turnamen ini.
“Harapan saya, di second nine, para peserta mampu memaksimalkan permainannya. Sebab Island course ini sedikit lebih mudah disbanding Palm Course. Namun begitu, para peserta juga diharapkan sanggup struggle memainkan 9 hole di Palm Course. Semoga besok (Kamis ini) anak-anak bermain bagus dan bisa mengulangi skor pas OPR hari ini, Dimana menreka bisa menciptakan skor 4 under, 3 under dan sebagainya. Dan saya juga meminta kepada Pak Kamil selaku TD (tournament Director) agar pin placement jangan dibuat terlalu susah,” begitu ujar Ade Meinar kepada Media GolfJoy.
