FeaturedKomunitas

Pengalaman Berharga dari Women’s Amateur Asia Pacific Championship

SUDAH lazim terjadi bahwa putaran kedua dalam olahraga golf akan diwarnai dengan persaingan yang sangat ketat antar pemain untuk menambah deposit skor minus atau under dan mengurangi deposit skor plus atau over.

Pasalnya, putaran kedua adalah round yang sangat menentukan lolos tidak-nya pemain untuk dapat melanjutkan permainan mereka di round 3 dan round 4 final.

Dan, dari data yang Media GolfJoy peroleh melalui jaringan skor  WAAP Championship, tercatat sebanyak 51 pemain lolos cut off dan 33 lainnya harus menerima kenyataan: untuk sementar berada di Royal Wellington Golf sebagai penonton hingga WAAP berakhir pada Minggu (15 Februari 3026) besok atau berkemas untuk segera meninggalkan New Zealand kembali ke negara masing-masing.

Dalam perbincangan jarak jauh bersama Coach Alga Topan, Jumat sore (13 Februari 2026) kemarin, pelatih Timnas Golf kelahiran Sawangan tersebut mengungkapkan bahwa setelah menyelesaikan pertandingan di round ke 2 kemarin ke 4 atlet Timnas Putri Indonesia belum berhasil untuk lolos ke babak final — karena sesuai dengan dengan ketentuan skor yang ditargetkan oleh panitia pertandingan cut off-nya adalah +6 dan sebanyak 51 pemain lolos masuk ke final round.

Coach Alga menegaskan, dari hasil skor dan peringkat yang dicapai oleh ke 4 pegolf putri kita kemarin memang cukup berat perjuangan mereka untuk bisa lolos cut off.

Tapi daya juang dan usaha yang maksimal telah mereka tunjukkan, karena mereka pada putaran kedua kemarin telah bermain lebih baik skornya daripada putaran pertama.

“Abigail bermain 74, Thea Jessica bermain 76 dan Bianca 75 .. Sedangkan Gemilau masih belum bisa memperbaiki skornya. Dia bermain dengan skor 84 di putaran kedua kemarin,” papar Coach Alga. 

“Walaupun demikian perbaikan skor tersebut belum cukup bagi mereka untuk lolos ke final round,” tambahnya.

Seperti diketahui Abigail berada di T56, Bianca T63, Thea T69 dan Gemilau berada di urutan ke 80 dari 84 pegolf putri yang tampil bersaing dalam WAAP 2026 yang berlangsung di Royal Wellington Golf – Selandia Baru.

DEBUTAN BARU

Menjawab pertanyaan mengenai pengalaman apa yang dapat ‘dipetik’ oleh ke 4 pegolf putri kita yang tampil di WAAP tahun ini, Coach Alga mengungkapkan bahwa tentunya banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa dipetik oleh ke 4 atlet kita yang 3 orang di antara mereka adalah debutan baru pada event WAAP tahun ini.

“Walaupun mereka pernah beberapa kali mewakili Indonesia pada pertandingan golf internasional, namun enviroment pertandingan WAAP sangat berbeda dengan turnamen tingkat internasional yang sebelumnya pernah mereka ikuti.”

Ke empat pegolf putri kita, menurut Coach Alga, berkompetisi dengan pemain amatir pilihan dari negara-negara di Asia Pacific lainnya yang memiliki ranking WAGR. 

Selain itu lapangan yang di set up dengan tingkat kesulitan sesuai dengan standard turnamen ladies pro kelas dunia, tentunya juga menjadi pengalaman yang  tidak menyenangkan dan melelahkan bagi pegolf putri kita.

Tetapi sebagai development player, kondisi yang mereka temui di Royal Wellington Golf justru menjadi motivasi dan keharusan bagi mereka untuk meningkatkan kemampuannya untuk mempersiapkan diri pada event internasional selanjutnya.

Di akhir perbincangan jarak jauh bersama Media GolfJoy, Coach Alga berharap semoga ke 4 atlet putri yang tampil di WAAP tahun ini dan pegolf amatir nasional lainnya terus meningkatkan prestasi dan peringkat WAGR-nya, sehingga kita bisa mendapatkan kesempatan lagi bertanding pada event Women’s Amateur Asia Pacific tahun depan.

Tulisan Toto Prawoto

Foto Dokumentasi


Related posts

Brendon Todd Menang ‘Back To Back’ di Mayakoba

Tiara

Tyrrell Hatton Menang Satu Tembakan dari Juara 2017 di Arnold Palmer Invitational

Gusti

Bermain demi Sepupunya, Joaquin Niemann Catat Skor 66 di Mayakoba

Tiara

Leave a Comment

two × 4 =