FeaturedKomunitas

Randy Arbenata Ambil Alih Pimpinan Babak Kualifikasi PON

Randy Arbenata Mohammad Bintang yang tergabung dalam Team Golf Jabar, pada round #2 hari Rabu (26 Juli 2023) kemarin, berhasil mengambil alih pimpinan klasemen sementara BK PON 2024 dari Gabriel Hansel Hari (DKI Jakarta) dengan score 140 (69 – 71) -4.

Sedangkan posisi Gabriel Hansel Hari melorot ke urutan ketiga (Ties) bersama M. Rifqi Alam Ramadhan. Kedua pegolf dari Team Golf DKI Jakarta tersebut selama dua hari berturut-turut membukukan score sama yakni even Par (72).

Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy melalui jaringan telepon selular, Randy mengungkapkan bahwa permainannya di round #2 Rabu kemarin tidak sebaik seperti di round #1 pada Selasa (25 Juli 2023).

“Di round pertama permainan saya khususnya di sembilan hole pertama sesuai dengan game plan yang diharapkan … Betul bahwa second shot saya di sembilan hole pertama penempatan bolanya selalu tak jauh dari hole … Itulah yang membuat saya berada di bawah Hansel pada round pertama dengan point -3,” katanya.

“Tapi, di round kedua kemarin permainan saya tidak sebaik permainan saya seperti di round pertama. Sehingga hari ini saya hanya bisa mencetak point -1,” tambahnya.

Tapi, terlepas dari masalah tersebut, yang jelas Randy untuk sementara memimpin di posisi teratas Divisi Putra BK PON 2024 dengan score 140 (69 – 71) -4.

Menyinggung tentang target di round #3 final BK PON hari ini, Kamis (27 Juli 2023), Randy akan tetap menerapkan game plan seperti yang dilakukannya di round #2 Rabu (26 Juli 2023) kemarin.

Elain Widjaja yang kemarin membukukan score 73 atau +1 — sehingga selama dua hari berturut-turut total score yang dibukukannya 141 point (68 – 73) -3, dan untuk sementara masih memimpin di Divisi Putri BK PON 2024 — pun tetap konsisten untuk menerapkan game plan yang dilakukannya di round #1 yakni tidak meremehkan situasi dan kondisi yang ada di Jatinangor National Golf Resort serta kompetitornya.

Pada round #3 final BK PON 2024 hari ini Elain ditempel ketat oleh Meva Helina Schmit (Bali) yang di round #2 kemarin membukukan score 143 point (70 – 73) -1.

Jika mereka lengah, bukan tidak mungkin bakal terjadi ‘kejutan’ mengingat di belakang mereka masih ada Lydia Havila Stevany Sitorus (Sulawesi Utara) dan Rayi Geulis Zulandari (Jawa Barat), yang selama dua hari berturut-turut (round #1 dan round #2) dengan score masing-masing +1 serta +2.

PRIHATIN

Menyimak score yang telah dibukukan oleh 93 pegolf di Divisi Putra dan 42 pegolf di Divisi Putri yang tampil bersaing dalam BK PON 2024
— diakui atau tidak — memang tampak jelas sekali terjadi ketidak-seimbangan antara pegolf yang aktif mengikuti turnamen dan mana yang tidak.

“Coba bayangkan, Mas,” ujar H.Sirod Zudin, Ketua Pengprov PGI Jabar, yang kali ini dipercaya oleh PB PGI di bawah Japto S Soerjosoemarno untuk menjadi Ketua Panitia Pelaksana BK PON 2024, mengawali perbincangan melalui telepon seluler bersama Media GolfJoy.

“Terlepas dari kapasitas saya, baik sebagai Ketua Pengprov PGI Jabar maupun sebagai Ketua Panpel BK 2024, saya sangat prihatin melihat score para pegolf.”

“Karena ada pegolf yang tampil bersaing di Divisi Putra bermain dengan 44 Over, dan di Divisi Putri ada yang mengemas score 91 over.”

“Saya sangat prihatin, Mas,” lanjut Kang Sirod sambil ‘tertawa’ tapi terdengar nadanya sangat getir dan kemudian dilanjutkan dengan menghela nafas panjang.

OJAO

Tanpa bermaksud menyalahkan apalagi menyudutkan dan atau melecehkan siapa pun yang terlibat dalam percaturan golf di Tanah Air, baik sebagai pengurus maupun pemain — sebagaimana yang disampaikan oleh Kang Sirod dalam perbincangan by selular phone bersama Media GolfJoy —- pihaknya mengajak para stake holder pergolfan nasional untuk menggelar event golf amatir yang format pertandingannya menggunakan format seperti yang kali ini diterapkan di BK PON 2024.

“Jabar pada Juli tahun lalu pernah menggelar event OJAO Series 6 di Gugel Golf Course,” ujar Kang Sirod. “Dan, event yang formatnya sama dengan BK PON kali ini diikuti oleh pegolf dari Pengkab, Pengkot dan Pengprov di seluruh Indonesia .. Setiap daerah mengirim empat pegolf mereka masing-masing dua putra dan dua putri,” tambahnya.

Oleh karena itulah maka Kang Sirod melalui Media GolfJoy mengajak para stake holder pergolfan nasional harus lebih giat untuk menggalakkan turnamen golf amatir seperti OJAO Series #6 di daerah mereka masing-masing, agar para pegolf di daerah bisa tampil optimal saat mereka tampil dalam event berskala nasional seperti BK PON dan event-event lainnya di Tanah Air.

Perlu diketahui bahwa Randy Arbenata Mohammad Bintang yang, untuk sementara memimpin dengan point -4 di BK PON 2024, pada OJAO Series #6 keluar sebagai juara di Divisi Putra sedangkan Kristina Natalia Yoko menjadi juara di Divisi Putri.

Menjawab pertanyaan, bisakah event seperti Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) diselenggarakan di setiap daerah, Kang Sirod segera menyela dengan ucapan:

“Persoalannya bukan bisa atau tidak bisa, Mas. Tapi, mau atau tidak para stake holder golf di daerah seluruh Indonesia menggelar turnamen golf seperti OJAO?!”

Tulisan Toto Prawoto
Foto Dokumentasi PB PGI


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

Mandiri Indonesia Open: Shahriffuddin Ariffin Melesat ke Puncak, Naraajie T8

Toto Prawoto

Remaja 15 Tahun Kalahkan Brooks Koepka di Putaran Latihan Abu Dhabi HSBC Championship

Hasim

Birdie Hunters Ingin Cetak Amatir Berprestasi

Syam

Leave a Comment

nineteen − 5 =