FeaturedKomunitas

Rayhan Abdul Latief & Fausta Bianda Pimpin Ronde I Kejurnas

Dua pegolf junior masing-masing Rayhan Abdul Latief dan Fausta Bianda yang tampil bersaing di Kelas A Putra dan Kelas A Putri, memimpin Ronde I Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior yang berlangsung di Gading Raya Golf & Club – Gading Serpong, Tangerang pada 4-6 Januari 2022.

Rayhan membukukan skor -3 atau tiga under sedangkan Fausta empat under atau -4. Di Kelas A Rayhan Abdul Latief adalah satu-satunya pegolf yang mencetak ‘Angka Merah’, sementara Fausta dibayang-bayangi oleh Elaine Widjaya dan Rayi Geulis Zulandari. Pada Rounde I kemarin (3/01/22) Elain membukukan skor 3 under sedangkan Rayi 2 under.

Seperti diketahui Kejurnas Golf Junior 2022 adalah event perdana PB PGI di masa pandemi — setelah mengalami penundaan beberapa kali.

Sebanyak 112 pegolf junior yang terdiri dari 60 pegolf putra dan 52 pegolf putri tersebut berasal dari kota-kota besar (Provinsi) dan perkumpulan-perkumpulan golf yang ada di Indonesia.

Mereka berkompetisi di Kelas A, B, C dan D putra-putri. Sesuai dengan Divisi atau Kelas masing-masing, mereka bermain dari Black Tee, White Tee, Red Tee dan Yellow Tee.

Persaingan di Kelas A dan B Putra-Putri yang bermain sebanyak 54 Hole atau tiga hari berturut-turut diprediksi bakal semakin seru ketika mereka tampil di hari kedua (Rabu, 5 Januari 2022) dan hari ketiga (final – pada Kamis, 6 Januari 2022).

Sementara para pegolf putra dan putri yang bersaing di Kelas C dan D, hari ini (Rabu, 5 Januari) akan mengakhiri permainan mereka, karena sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mereka hanya bermain sebanyak 36.

Meskipun para pegolf junior putra dan putri yang bersaing di Kelas C dan D pada hari ini memasuki babak final, namun sampai berita ini tayang hasilnya belum diketahui. Yang jelas pada saat mereka mengakhiri permainan mereka di hari pertama (Selasa, 4 Januari 2022) kemarin, tidak ada satu pun di antara mereka yang membukukan skor under!

PROKES COVID – 19

Seperti kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat pada umumnya — termasuk event olahraga — Kejuaraan Nasional Golf Junior 2022 yang berlangsung di Gading Raya Padang Golf & Klub pada 4-6 Januari 2022, juga menerapkan Prokes – 19 yang sangat ketat.

Merujuk pada surat dari Bagian Umum Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang Nomor: 443.2/5525 Perihal Rekomendasi yang ditujukan Kepada Sekretaris Jendral PB Persatuan Golf Indonesia, yang merujuk kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2010 di wilayah Jawa dan Bali, dan Instruksi Bupati Tangerang Nomor 21 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Tangerang, bahwa untuk kegiatan yang dimohon dapat dilaksanakan dengan ketentuan:

a). Protokol Kesehatan yang harus diterapkan; b). Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap seluruh Peserts dan Panitia Pelaksana; c). Seluruh Peserta dan Panitia Pelaksana wajib sudah memperoleh vaksinasi kedua/lengkap dan/atau hasil test negatif PCR/Antigen H-2; d). Tidak dihadiri penonton atau supporter; e). Menyiapkan Satgas untuk mengawasi dan memastikan Protokol Kesehatan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan.

Penerapkan Prokes Covid – 19 yang sangat ketat tersebut — suka tidak suka — dikeluhkan oleh para orangtua pegolf khususnya narasi yang tertulis di point d.

Terbukti ketika para orangtua pegolf yang putra-putri mereka bertanding di kelas C dan D keluar dari resto — tempat di mana mereka berkumpul dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak — untuk menyaksikan putra-putri mereka mengakhiri permainan di 9 Hole pertama, tiba-tiba seorang petugas segera menghampiri para orangtua pegolf tersebut untuk segera kembali ke resto.

Karena, sesuai dengan narasi di point d seperti tersebut di atas, Kejurnas Golf Junior 2022 (memang) tidak (boleh) dihadiri penonton dan supporter.

Satu-dua orang tua pegolf coba menjelaskan kepada petugas Satgas yang disiapkan oleh pihak penyelenggara — sebagaimana narasi yang tertulis di point e seperti tersebut di atas. Tapi, demi kebaikan bersama, akhirnya para orang tua pegolf yang putra-putri mereka tampil bersaing di Kelas C dan D tersebut kembali ke resto.

Salah seorang dari orangtua pegolf menggeleng-gelengkan kepala sambil berdecak-decak (bukan berdecak kagum) dan berkata: “Kalau memang penyelenggara akan menerapkan Prokes yang ketat seperti ini, seharusnya dalam kejurnas golf junior kali ini, Kelas C dan D jangan dipertandingkan, dong ..!”

“Saya keluar tadi sebenarnya hanya sekadar ingin menyemangati cucu saya agar dia tetap fight di hole-hole berikutnya … Ehhh, saya belum sampai di pinggiran green hole tempat cucu saya akan mengakhiri permainan first nine-nya saya .. dan juga para pendamping lainnya enggak boleh menghampiri mereka,” tambah si Kakek yang minta untuk tidak disebut jati dirinya tersebut kepada Media GolfJoy sambil tetap menggeleng-gelengkan kepalanya dan berdecak-decak sebagai ekspresi rasa herannya.

“Anda enak dong … ” kata si Kakek yang tidak mau namanya disebutkan sambil tersenyum ke reporter Media GolfJoy.

“Apanya yang enak …
Wartawan juga enggak boleh meliput kejurnas ini kalau tidak memiliki ijin tertulis dari PB PGI, Bang?!”

“Oooiyaaa?!” kata si Kakek yang tetap menolak saat Media GolfJoy minta dia menyebutkan jati dirinya.

Media GolfJoy secara resmi telah mengirimkan surat permohonan izin liputan kepada Komite Kejurnas. Namun, hingga berita ini diturunkan izin itu belum diberikan.

(Liputan Toto Prawoto. Foto Dokumentasi Ciputra Golfpreneur Foundation)

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


GolfJoy Cover

Related posts

Catlin Klaim Juara Lewat Play-off di Thailand Open

Tiara

Ade Sebul Juarai Asaba Indonesia Senior Pro Golf Tournament

Toto Prawoto

Dubai Invitational: Shane Lowry & Rory McIlroy Gagal, Nacho Elvira Rebut Kemenangan di DP World Tour

Hasim

Leave a Comment

5 × one =