FeaturedTour News

Tom Kim Cetak Sejarah Pertahankan Gelar Shriners Open

Tom Kim kini memiliki kesamaan dengan Byron Nelson sebagai satu-satunya pemain yang memenangkan ajang PGA Tour yang sama dua kali di musim yang sama.

Kim berhasil mempertahankan gelarnya pada hari Minggu (15/10) di Shriners Children’s Open Las Vegas ketika ia menutupnya dengan 5-under 66 untuk unggul atas selusin pemain yang memiliki peluang di jam-jam terakhir. Kim akhirnya menang dengan satu pukulan atas Adam Hadwin, yang melakukan birdie pada hole terakhir dengan skor 67.

Kim sekarang memiliki tiga gelar PGA Tour dalam 15 bulan terakhir, pada usia 21 tahun, dia menjadi pemain termuda sejak Tiger Woods pada tahun 1997 yang meraih tiga kemenangan Tour.

“Saya benar-benar merasa percaya diri,” kata Kim. “Saya tahu bahwa jika saya melakukannya, saya akan mampu melakukannya. Saya sangat bersemangat untuk mendapatkan yang ini.”

Dia menang di Las Vegas setahun lalu, mengalahkan Patrick Cantlay di babak playoff TPC Summerlin, saat Shiners Children’s Open diadakan di awal musim. Kini, ajang Las Vegas masih menjadi bagian dari musim yang sama karena PGA Tour memasuki musim kalender yang dimulai pada tahun 2024.

Nelson memenangkan San Francisco Open pada Januari 1944, dan turnamen yang sama pada bulan Desember 1944, keduanya di Harding Park.

Gelar juara masih dapat diperebutkan sampai Kim mengambil kendali pada hole 16 par-5.

Dengan satu jam tersisa di turnamen, ada imbang enam pemain untuk memimpin dan 12 pemain dipisahkan oleh satu pukulan. Hole-hole utama di TPC Summerlin adalah hole No. 13 hingga No. 16, yang menempati peringkat empat dari lima hole termudah di babak final.

Taylor Pendrith memimpin dengan birdie pada hole ke-13, namun harus puas dengan par pada sisa waktu tersebut. K.H. Lee membuat semua par.

Kemudian, terjadi pertarungan dua orang antara Kim dan Hadwin, bermain di grup terakhir dengan Kim memegang keunggulan satu pukulan.

Keduanya melakukan birdie pada hole ke-13, Hadwin dengan putt birdie dari jarak 35 kaki yang bolanya mengelilingi lubang sebelum terjatuh. Keduanya melakukan birdie pada hole 15 par-4, Kim dengan pukulan keras up-down dan putt birdie dari jarak 12 kaki, Hadwin nyaris berhasil dalam upaya eagle dari jarak 25 kaki.

Momen utama terjadi pada hole 16 par-5. Kim memukul bola ke green dalam dua pukulan, 50 kaki untuk mendapatkan eagle. Hadwin tahu dia memukul kurang pas persis setelah kontak dan pukulannya terlalu pendek dan masuk ke dalam air. Hadwin gagal melakukan pukulan putt par sejauh 6 kaki setelah drop penalti, dan Kim melakukan pukulan putt tiga kali — dia harus melakukan pukulan berjarak 5 kaki pada pukulan ketiganya — untuk mendapatkan par.

“Saya benar-benar memukul kurang pas, up and out, dan sayangnya salah satu ayunan terburuk saya hari ini pada waktu yang paling tidak tepat,” kata Hadwin.

“Saya merasa seperti Anda membuangnya ke dalam air di sana pada hole 16, dan saya jelas tidak pernah menyerah pada turnamen tersebut, tetapi saya ingin melakukan pukulan golf yang lebih berkualitas dan memberikan sedikit tekanan lebih pada Tom untuk melakukan perlawanan. .”

Itu memberi Kim keunggulan dua pukulan dengan dua hole tersisa, dan dia menutupnya dengan par yang solid. Kim finis pada 20-under 264.

Eric Cole meningkatkan upayanya untuk menjadi Rookie of the Year PGA Tour dengan finis 62 untuk finis dua pukulan di belakang, bersama dengan Alex Noren (65), J.T. Poston (66) dan Pendrith (67). Pendrith datang ke Las Vegas di peringkat 123 FedExCup dan diperkirakan akan naik ke peringkat 90, memastikan kartu penuh untuk tahun 2024.

Ludvig Åberg, yang melakukan debutnya di Ryder Cup dua minggu lalu, juga mencetak angka 62 dan berada di urutan ke-13.

Kim, lahir di Korea Selatan dan dibesarkan terutama di Australia, menang untuk pertama kalinya pada tahun 2023. Dia mencatatkan performa terbaiknya musim panas lalu yang mencakup kemenangan di Wyndham Championship dan di Las Vegas, diikuti dengan debut dinamis di Presidents Cup.

Namun dia mengatakan dia merasakan tekanan untuk memenuhi ekspektasi tersebut, dan hal itu mengubah tahun ini menjadi tahun yang berat. Dia menjadi runner-up jauh di The Open, meskipun dia mengalami cedera pergelangan kaki selama seminggu yang membuatnya tidak dapat mempertahankan gelarnya di Wyndham Championship.

“Sungguh sulit untuk mencoba mencari tahu,” kata Kim. “Musim penuh pertama saya, mencoba memenuhi ekspektasi tahun yang hebat. Terkadang hal itu merendahkan hati.”

Kemenangan tersebut membawa Kim ke peringkat 11 dunia.


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https:/ironcard.id/

Related posts

PERPESI Jakarta & Joglosemar Latih Tanding Golf Persahabatan di Rancamaya dan Bogor Raya

Hasim

Justin Rose Jaga Keunggulan di Masters menuju Akhir Pekan

Hasim

Golf2000 Tournament Hadapi Pesona Lapangan Rancamaya Golf

Hasim

Leave a Comment

nineteen − 9 =