Ketiga pegolf pro papan atas Indonesia Benita, Syukrizal dan Rory, pertontonkan permainan berkelas sejak hole pembuka di laga final JGC Championship 2024.
Laga final round The 3rd JGC Championship 2024 di Jakarta Golf Club pada Kamis, 8 Agustus 2024 memperjumpakan pegolf profesional Indonesia terkuat saat ini dengan karakteristik permainan berbeda yang dimiliki mereka masing-masing, yaitu Benita Y. Kasiadi, Syukrizal, dan Rory Hie.
Ketiganya memulai perlombaan dari tee box hole #1 par 4 di Morning Season tepat pada pukul 07.40 WIB yang dilepas oleh announcer legendaris PGATI, Danny Achdiat.
Di setengah perjalanan pertama (first nine) ketiganya, Media GolfJoy Indonesia dapat menyimpulkan bahwa hanya Syukrizal yang langsung mempertontonkan permainan menyerangnya (attack play) sejak tee-shot perdana di hole #1. Sedangkan Benita maupun Rory, keduanya lebih cenderung mempertontonkan safety play dengan pukulan-pukulan presisi mereka di setiap first shot di tee-box.
Bukti “tancap gas” dari pegolf kelahiran Aceh Darussalam yang kini menetap di kota Medan, Sumatera Utara itu tersaji dengan tiga kali birdie di hole #4, #6, dan #7 dan juga menciptakan tiga bogey di hole #2, #5, dan #9. Di first nine, Syukrizal mendapat even.
Sedangkan Rory harus menelan getir di awal permulaan hole dengan mencetak bogey akibat eksekusi 3 putt. Namun di sisa 7 hole first nine, Rory bermain rapi dengan hasil par, dan diakhiri birdie di hole #9 par 4. First nine Rory berakhir even.



Sementara pimpinan di dua round sebelumnya, Benita, memang berjanji akan bermain lebih sabar dan akan memperbanyak poin birdie. Tapi di sembilan hole pertama, Benita justru menuai hasil 8 kali par dan satu birdie di hole #8 par 4. Untuk first nine final round ini, hanya Benita yang membukukan 1-under par.
Berlanjut di 9 hole kedua (second nine), Syukrizal masih mempraktekan permainan agresif ofensifnya. Di hole #10, Syukrizal tak dinyana langsung mencetak bogey. Lalu di hole berikutnya (#11 dan #12) ia berhasil meraih dua birdie. Tapi ia membuat skor bogey di hole #13 yang membuat kedudukannya masih even par. Tetapi keagresifan Syukrizal masih terus berlanjut dan mencetak dua kali birdie di hole #14 dan #15 sehingga kedudukannya menjadi 2-under par. Dan ditiga hole penutup, sayangnya permainan ofensif Syukrizal hanya berbuah tiga kali par hingga di penghujung hole #18 par 4. Skor 68 atau 2-under par itu menjadi hasil maksimal dari perjuangan seorang Syukrizal.
Rory yang di tiga hari penyelenggaraan The 3rd JGC Championship 2024 hanya ditemani oleh sang ibu, masih tetap mempertunjukkan permainan safety play-nya. Itu lantaran ia paham kondisinya masih sama kuat dengan Benita, 1-under. Dan di pertempuran di 9 hole terakhir, Rory berhasil mendulang dua kali birdie dan 6 kali par. Tapi sayang, musibah terjadi di hole terakhir. Pukulan tee-shot Rory mendarat di bunker sebelah kanan fairway yang memaksanya melakukan dua kali pukulan dari fairway. Third shot Rory on the green. Tapi sayang, Rory harus memukul two putt in yang membuatnya menyudahi game final round ini dengan hasil bogey. Skor akhir 69 atau 1-under par.
Sementara itu, mantan juara The 1st JGC Championship 2022 Benita akhirnya menepati janjinya untuk memperbaiki pukulan second shot dan putting-nya di laga final. Di second nine, ia berkolaborasi secara apik dengan Faisal, caddy JGC Rawamangun dalam menyelesaikan permainan.

Tiga birdie di hole #11, #12, dan #15 berhasil tercipta yang membuat Benita mencetak 4-under. Namun di hole #17 Benita terpeleset dengan mencetak bogey yang merubah skor menjadi 3-under. Di last hole #18, Benita hanya mencetak par setelah second shot-nya on green dan dua putt berhasil in sekaligus menyudahi perjuangan dan mentasbihkan dirinya menjadi kampiun The 3rd JGC Championship 2024.
Dan Benita pun tidak ditakdirkan menjalani babak sudden dead atau play off dengan Rory seperti yang mereka alami di edisi pertama JGC Championship 2022 untuk mengecap juara kedua kalinya di golf course JGC ini.
“Alhamdulillah saya bisa juara di hari ini. Terima kasih saya ucapkan kepada JGC dan PGATI, serta para sponsor yang mendukung suksesnya acara ini. Seperti yang terucap kemarin Rabu, dimana saya masih akan sama memainkan game plan di laga final seperti di dua hari sebelumnya. Bermain lebih rapih dan presisi pada second shot serta putting. Karena lapangan ini sangat unik, maka perhitungan sejak dari tee box hingga green harus benar-benar cermat dan penuh fokus serta konsentrasi tinggi,” ungkap Benita kepada Media GolfJoy Indonesia.
Tatiana Juarai Ladies Division
Sementara itu, Tatiana Jaqueline Wijaya masih menjadi yang terdepan di kategori Ladies Division. Tia, sapaan akrab Tatiana, unggul 8 pukulan dari seniornya Retno Sudjasmin dengan total skor 231 setelah di final round membukukan 75 pukulan atau 5-over par. Hasil tersebut lebih baik disbanding perolehan di round 2, 79 pukulan dan round 1 77 pukulan. Dengan kesuksesaan ini, Tia berhak menerima uang tunai sebesar Rp 10.000.000.

“Terima kasih kepada PGATI, semua pengurus Jakarta Golf Club, dan para sponsor. Terima kasih karena telah mengurus kita semua dengan diadakannya ladies division. Semoga kedepannya, teman-teman Manika Women bisa lebih banyak yang ikutan dan meramaikan turnamen PGATI selanjutnya. Terima kasih juga saya ucapkan untuk Kak Retno untuk pertarungan yang ketat selama tiga hari. Dan congratulation untuk Galih dan Kak Beni.
Galih Raih Gelar Lowest Amateur Beruntun
Di final round The 3rd JGC Championship 2024, dilalahnya hanya menyisakan satu pegolf amateur pada diri Galih Ananta Wiratno, yang notabene adalah anggota dan sekaligus club champion JGC tahun 2023.
Namun menurut Galih, raihan skor yang dituai selama tiga hari terakhir di event ini tidak lebih baik dibanding skor yang diciptanya sebagai juara di edisi kedua JGC Championship 2023.

Kali ini, Galih membukukan total skor 229 (75-77-77) atau 19-over par. Dan di final round kala bermain satu pairing dengan dua pegolf pro Indonesia Indra Hermawan dan pro Korea Selatan Sim Min Sub, Galih mencetak skor 7-over dari hasil 4 kali birdie, 11 bogey, dan 3 par.
“Alhamdulillah akhirnya aku bisa menang lowest amateur di turnamen JGC Championship, yang mana JGC merupakan home course saya sejak pertama kali mengenal olahraga golf. Aku bangga atas pencapaian kali ini meski tidak sesukses tahun lalu. Dan tentunya juga, hasil permainan aku ini akan menjadi review pribadi dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti turnamen junior internasional di lapangan ini juga pada 20 hingga 22 Agustus besok. Aku juga ucapkan terima kasih buat orang tua aku dan Pak Ramli Ibrahim beserta pengurus JGC lainnya yang sudah peduli dan mendukung karir golf aku hingga saat ini.,” ungkap Galih seusai menerima tropi piala lowes amateur.
Selamat kepada Benita, Tatiana, dan Galih atas pencapaian dan kesuksesannya menjuarai The 3rd JGC Championship 2024!
FINAL ROUND THE 3RD JGC CHAMPIONSHIP 2024
MEN DIVISION
1.. Benita Y. Kasiadi Total Skor: 205 (68-70-67) -5
T-2. Syukrizal Total Skor: 209 (72-69-68) -1
T-2. Rory Hie Total Skor: 209 (71-69-69) -1
4.. Moch. Seandy Alfaraby Total Skor: 212 (70-71-71) +2
T-5. Naraajie E. Ramadhanputra Total Skor: 213 (69-73-71) +3
T-5. Kevin C. Akbar Total Skor: 213 (70-71-72) +3
T-5. Kim Jung Hann Total Skor: 213 (70-71-72) +3
LADIES DIVISION
- Tatiana Jaqueline Wijaya Total Skor: 231 (77-79-75) +21
- Retno Sudjasmin Total Skor: 239 (79-80-80) +29
AMATEUR DIVISION
T-28. Galih Ananta Total Skor: 229 (75-77-77) +19
(Foto oleh Syam)
