FeaturedKomunitasTokoh & Golf

Viera Permata Rosada: Debut di PON Langsung Dapat Emas

UNTUK pertama kalinya dalam sejarah pergolfan nasional — terutama dan khususnya di era millenial — ada seorang pegolf putri yang baru untuk pertama kalinya pula tampil bertanding di Pekan Olahraga Nasional berhasil merebut 2 medali emas.

—-

Kedua medali emas tersebut diperoleh dari nomor perorangan dan dari nomor mix foursome di mana pegolf putri tersebut berpasangan dengan Rayhan Abdul Latief, dalam pesta olahraga multi event empat tahun sekali yang dikenal dengan Pekan Olahraga Nasional tersebut. 

Pegolf putri kelahiran tahun 2001 yang mulai mengenal olahraga golf pada usia 8 tahun, dan setahun kemudian mulai aktif mengikuti turnamen golf — baik di dalam maupun luar negeri — tersebut, adalah Viera Permata Rosada yang pada PON XXI September 2024 lalu tampil mewakili Pemprov Sumatera Utara di cabor golf yang berlangsung di Royal Sumatra Golf Club, Medan – Sumatera Utara.

Ocha — sapaan akrabnya — saat bersaing untuk memperebutkan medali emas di cabor golf nomor perorangan putri PON XXI September 2024 lalu, tampil sangat percaya diri sejak round #1 hingga round #3 final.

Dari data skor yang dihimpun Media GolfJoy, terjadi persaingan yang sangat ketat antara Ocha (Sumut) dan Yoko (DKI Jakarta) dan dibayang-bayangi oleh Meva (Bali).

Round #1 Yoko memimpin dengan even par 72, Ocha di posisi kedua dengan skor +1, sementara Meva dengan skor +3. Di round #2 giliran Ocha yang untuk sementara memimpin di tempat teratas nomor perorangan putri dengan skor even par 72, sedangkan Yoko melorot ke posisi kedua dengan skor +1 sementara Meva juga mencetak skor sama seperti Yoko yakni 73 pukulan atau +1.

Di round #3 final nomor perorangan putri yang sangat menentukan siapa dari ketiga pegolf putri tersebut yang bakal merebut medali emas — sebagaimana yang diungkapkan Dian Mariyun selaku Tournament Administration — persaingan yang terjadi terutama dan khususnya antara Yoko dan Ocha benar-benar menyita perhatian para penonton.

Dan, berkat kepercayaan diri setelah pada round #2 menyodok ke posisi teratas dengan skor even Par 72, di round #3 Ocha membuat kejutan dengan mencetak 67 pukulan atau -5, Yoko mencetak 71 pukulan  -1, dan Meva mencetak 74 pukulan atau +2.

Akhirnya Viera Permata Rosada merebut medali emas nomor perorangan putri PON XXI dengan total skor 212 pukulan (73-72-67) -4, Kristina Natalia Yoko yang membukukan total skor 216 pukulan (72-73-71) even Par berada di tempat kedua merebut medali perak, sedangkan Meva Helina Schmit yang membukukan total skor 222 pukulan (75-73-74) +6 berada di tempat ketiga merebut medali perunggu.

TIDAK MENYANGKA

Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy, Ocha mengaku bahwa dia tidak menyangka bisa merebut dua medali emas masing-masing satu medali emas dari nomor perorangan putri dan satu medali emas lagi dari nomor mix foursome.

“Aku bahagia banget karena 3 bulan menjelang PON aku dan atlet golf Sumut lainnya sudah berkumpul di Medan untuk menjalani program latihan yang tujuannya untuk bisa perform sebaik mungkin di PON,” katanya.

Bagi Ocha keberhasilannya merebut dua medali emas untuk kontingen Sumatera Utara adalah moment yang sangat memorable, karena berkat kerja kerasnya selama ini, “Itu worth it dan membuahkan hasil yang sangat baik,” selanya, “apalagi orangtuaku hadir di Medan selama PON berlangsung,” lanjutnya. 

Padahal — seperti yang disampaikan Ocha kepada Media GolfJoy — Ibundanya sedang sakit kangker tapi ‘dibela-bela’-in datang ke Medan untuk menyaksikan putri tunggalnya bertanding. 

“Mama-ku enggak bisa ngikutin aku ke lapangan dan cuma duduk di club house aja,” katanya “Yang ngikutin aku selama 7 hari berturut-turut adalah Papa,” tambahnya. 

Lebih jauh Ocha mengungkapkan bahwa kehadiran Papa dan Mamanya serta Tantenya di Medan untuk menyaksikan secara langsung pertandingan cabor golf yang berlangsung di Royal Sumatra Golf Club, benar-benar membuat Ocha seperti berada di alam mimpi.

Karena, mereka melihat sendiri ketika Ocha naik ke podium untuk menerima pengalungan medali yang diserahkan secara langsung oleh Ketua PGI Sumut, Ichsan H Batubara, sebagai Ketua Panpel Pertandingan Cabang Olahraga Golf PON ke XXI September 2024 lalu.

SEPERTI ADIK SENDIRI

Menjawab pertanyaan tentang keberhasilannya merebut medali emas di nomor mix foursome berpasangan dengan Rayhan, Ocha mengungkapkan bahwa kerjasama dengan Rayhan dimulai sejak jauh hari sebelum PON, karena mereka berdua memang menjalani training camp di Medan selama tiga bulan. 

“Kita enggak cuma latihan bareng aja. Ocha ke Rayhan bener-bener udah aku anggep kaya’k adik sendiri,” katanya. “Kedekatan itu juga yang menjadi salah satu alasan kenapa kita bisa main bagus di mix foursome,” tegasnya. 

Selama pertandingan mix foursome berlangsung — seperti yang dituturkan Ocha kepada Media GolfJoy — Rayhan banyak menenangkan Ocha walaupun Rayhan usianya lebih muda dari Ocha, “Aku merasakan pressure yang sangat besar pada diri sendiri,” sela Ocha, “Tapi, aku jadi tenang karena Rayhan selalu nenangin aku, dan ngajak aku becanda kalau aku mulai merasa tegang,” lanjutnya.

Berkat adanya komunikasi yang baik di antara mereka berdua, baik di lapangan maupun di luar lapangan terutama sebelum perebutan medali emas di nomor mix foursome dimulai, mereka berdua membahas game plan yang akan mereka terapkan di hole by hole agar tidak ada kesalah-pahaman saat pertandingan berlangsung. 

“Yang pasti, berhasil merebut medali emas di mix foursome bersama Rayhan yang udah aku anggap seperti adik sendiri, benar-benar rasanya kaya’k sweet and happy ending banget .. Dan hal itu bakal aku ingat selamanya,” kata Ocha yang baru bergabung di Double 88 by ICH setelah  kembali ke Indonesia, karena sebelumnya Ocha tinggal di USA selama 5 tahun dan studi di Sam Houston State University di negara bagian Texas — mengakhiri perbincangannya bersama Media GolfJoy.

Tulisan Toto Prawoto

Foto Dokumentasi

Related posts

Jon Rahm Jadi Pemain Terbaik Tahun Ini versi PGA of America

Hasim

Hard Rock Hotel Bali Suguhkan Suasana Rock & Roll

Hasim

Profil Rayhan & Rayi, Juara IJG Premiere League Series #8

Toto Prawoto

Leave a Comment

11 + 7 =