Pegolf asal Korea Yikeun Chang tampil meyakinkan dengan catatan enam under par 66 dan unggul tiga pukulan dari para pesaingnya untuk mengamankan gelar di Yeangder Tournament Players Championship (TPC), Minggu (8/9).  

Pegolf berusia 25 tahun yang sudah tiga kali mencatatkan finis runner-up di Asian Tour ini, berhasil mengatasi defisit satu pukulan dan bangkit dengan enam birdie tanpa bogey  di putaran final yang berlangsung di  the Linkou International Golf and Country Club.

Chang berhak atas hadiah uang sebesar 90 ribu dolar AS setelah menang dengan skor total 21-under-par 267 yang juga menjadi rekor terendah  72-hole sepanjang sejarah 10 tahun berlangsungnya turnamen ini.

Sebelum meraih kemenangan pertamanya ini,  Chang hanya puas menikmati finis runner-up di Yeangder Heritage 2017, GS Caltex Maekyung Open 2018 dan yang paling anyar di turnamen Bank BRI Indonesia Open 2019 pekan lalu. 

Sementara pegolf Indonesia Danny Masrin berhasil finis di sepuluh besar. Danny memantapkan posisi finis solo di peringkat ke-7 usai bermain 67, 71, 68, 68 dengan total 14 under par 274. Di turnamen Indonesia Open sebelumnya, Danny finis tied di posisi 29 dengan total 6 under par 282. Sementara di ajang Asian Development Tour (ADT) Ciputra Golfpreneur Tournament pegolf berusia 26 tahun ini keluar sebagai best local player.

“Saya sudah bermain bagus sejak ADT OB Golf Invitational di Royale Jakarta. Pekan ini permainan chip dan putt saya juga cukup baik. Dan itu merupakan kunci permainan saya pekan ini. Selain itu saya juga harus sabar, karena sering hujan dan weather delay di turnamen pekan ini dan saya melakukannya dengan baik. Saya harap bisa melanjutkan permainan dengan baik dan bisa meningkatkan permainan di turnamen berikutnya,” tulis Danny melalui pesan whatsapp kepada GolfJoy.

Rookie penuh talenta asal Thailand  Kosuke Hamamoto juga melanjutkan finis terbaiknya dengan  bogey-free 67 dan mencatatkan hasil terbaiknya di  Asian Tour dengan finis di posisi kedua.   

Pegolf andalan tuan rumah  Chan Shih-chang terpaksa kecewa setelah gagal meraih gelar di hadapan publik sendiri usai berjuang dengan skor 70 untuk finis di tempat ketiga  dengan perolehan 17 under par 271. Pegolf berusia 33 tahun tersebut  tetap berpikir positif dengan hasil terbaiknya di sini setelah pada musim ini dia gagal lolos cut sebanyak enam kali  dalam delapan start-nya. 

Pimpinan malam sebelumnya,  Lin Wen-tang mencatatkan skor 72 di putaran final untuk menambah koleksi finis 5 besar untuk keempatkalinya selama 10 kali bermain di  Yeangder TPC.