FeaturedKomunitas

Ayo Rasakan Pengalaman Main di AGI Mid – Amateur Series!

Dipastikan oleh PB PGI, bahwa pemuncak ranking turnamen seri AGI Mid – Amateur akan dilibatkan di turnamen APGC Mid – Amateur Championship 2024 di Manila, Filipina.

Amateur Golfers Indonesia (AGI) yang dibesut oleh trio Vito Robot, Raymond M. Robot dan Naudi Ronaldy, kembali menggulirkan Mid – Amateur Series yang kedua di Sentul Highland Golf Club pada Selasa, 15 Agustus 2023.

Di edisi kedua ini, turnamen para amateur berusia 25 hingga 55 tahun ini mendapat angin segar, atau bisa disebut sebagai harapan cerah. Itu lantaran, bahwa seri Mid – Amateur ini akan di-sanction oleh Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) untuk seri demi seri kedepannya.

Pertama, PB PGI lewat Bidang Pembinaan dan Prestasi akan membuatkan sistem peraihan atau perolehan poin guna dijadikan rangking bagi para peserta AGI Mid – Amateur. 

Dicontohkan oleh Ketua Binpres yang juga turut hadir di turnamen seri itu, Adi Saksono, pemenang seri dari turnamen ini akan mendapatkan 50 poin. Untuk runner up pertama mendapat poin 46, runner up kedua dapat poin 43, dan posisi dibawah-bawahnya akan mendapatkan selisih 2 poin dari yang diatasnya.

“Kita akan memodifikasi turnamen seri AGI Mid – Amateur ini agar semua pegolf amateur bisa merasakan menjadi juara tanpa ada pemotongan handicap. Jadi skornya adalah skor gross saja. Dan ini juga menjadi program edukasi dari PB PGI, bahwa kami sedang menerapkan ruling of golf yang benar, apa sih yang seharusnya dilakukan oleh seorang pegolf dalam sebuah turnamen amateur yang benar dan sesuai R&A atau USGA. Intinya untuk mengedukasi kepada amateur golfer yang berusia 25 hingga 55 tahun,” demikian ungkap Adi Saksono dalam kesempatan sambutan usai pembagian medali pemenang di resto Sentul Highland GC.

Kedua, diakhir seri AGI Mid – Amateur ini, pemuncak dan runner up klasemen pemilik poin tertinggi akan diterjunkan kedalam turnamen Asia Pasific Golf Confederation (APGC) Mid – Amateur Championship 2024 di Manila, Filipina.

“Inilah yang sedang kita buat sampai nanti ujungnya adalah kejuaraan dunia. Pertama, saya sedang mengajukan APGC digelar di Indonesia pada tahun 2024. Mohon doanya. Dan jika disetujui, artinya semua peserta AGI Mid – Amateur akan bisa ikut berpartisipasi. Tapi jika belum disetujui, maka dengan terpaksa kita hanya akan mengirimkan dua wakil saja, yang notabene keduanya adalah sang pimpinan klasemen dan runner up peraih poin tertinggi hingga seri terakhir AGI Mid – Amateur yang dimainkan,” ungkap Adi lebih lanjut.

Sementara itu, diutarakan oleh Tournament Director AGI Mid – Amateur yang juga sekaligus menjabat Ketua Sub Bidang Wasit di PB PGI, Raymond M. Robot, bahwa antusiasme dari para peserta AGI Mid – Amateur ini cukup tinggi dalam artian para peserta mengikuti apa yang sudah di-set up oleh komite.

“Contohnya bahwa komite telah menerapkan aturan layaknya sebuah turnamen amateur berprestasi, namun tidak kaku. Maksudnya adalah, para peserta turnamen ini sudah mulai self-aware dengan cara memanggil wasit jika mendapatkan kendala permainan di lapanagan. Dan hari ini yang minta rule dari saya banyak banget, yang mana jumlahnya lebih banyak dibanding Mid – Amateur seri pertama di Boray.

Raymond juga merasa senang karena dirinya diminta untuk diasistensi terkait apakah peserta mendapat pinalti bila bolanya masuk ke area patok merah, bolanya OB atau lost ball. 

“Puji Tuhan, seri ini cukup menggembirakan sekali karena animo dan aura dari mereka itu seperti berkompetisi pada sejatinya. Meski tidak boleh memilih kawan pairing, namun setelah dua atau tiga hole, mereka sudah bermain dengan santai dan rule of golf-nya juga dijalankan sebagai mana mestinya,” ujar Raymond lagi.

Kemudian, menurut salah satu Founder of AGI Mid – Amateur Naudi Ronaldy, kedepannya, AGI Mid – Amateur Series berikutnya akan mencoba memainkan turnamennya di golf course yang memiliki hole lebih dari 18 hole (dua atau bahkan tiga lapangan sekaligus). 

“Bisa dilangsungkan di Jagorawi Golf Club, Emeralda Golf Club, Suvarna Golf Club, atau Royale Jakarta Golf Club, supaya pace of play turnamen ini tidak mengalami hambatan sehingga pertandingan dapat berjalan dengan baik, dan pesertanya menjadi nyaman,” terang Naudi didepan mata kamera GolfJoy TV. 

Ini Mid – Amateur, namun bukan turnamennya pegolf yang jago-jago. Nggak harus jago, atau harus punya single handicap untuk main di turnamen ini.  Karena Mid – Amatuer ini punya kategori sendiri berdasarkan skor gross. 

Masih penasaran? Sobar GolfJoy bisa menghubungi Raymond M. Robot kapan pun dan dimana pun. 

Buruan ikutan daftar Mid – Amateur Series ini!

AGI MID – AMATEUR SERIES #2 2023

Champion: Faraby Ali Gross: 77

A Division
Winner 1: Alit Jiwandana Gross: 80
Winner 2: Bryan Adhitya Taruno Gross: 81
Winner 3: Angga Puradiredja Gross: 84

B Division
Winner 1: Chandra Sembiring Gross: 89
Winner 2: Sanni Deep Taruno Gross: 91
Winner 3: Andi Sugama Gross: 91

C Division
Winner 1: Dedih Durahman Gross: 96
Winner 2: Andrew Kumara Gross: 98
Winner 3: Guritno Adi Saputra Gross: 99

D Division
Winner 1: Reinaldo Gunawan Gross: 105
Winner 2: Rocky Rouw Gross: 107
Winner 3: Tommy Gross: 108

(Tulisan dan foto oleh Syam Al Aminy)


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

Scottie Scheffler Gabung Tiger Woods Menangi Player of the Year 3 Kali Berturut-turut

Hasim

Saksikan Lip Out Brutal dari Matsuyama & Burns

Hasim

Trinitas Golf Open Series #2 Bergulir di Emeralda

Toto Prawoto

Leave a Comment

two + 14 =