FeaturedTour News

Ladies Golfer Pro Indonesia Siap Tampil di IWO 2025

Indonesia Women’s Open (IWO) 2025 yang diselenggarakan oleh PB PGI dan disupport oleh K-LPGA, AGLF, Asia Pacific Circuit serta OB Golf akan diikuti oleh 120 ladies pro yang berasal dari 12 negara. 

Ke-12 negara tersebut adalah Thailand, Jepang, Philippines, Korea, New Zealand, USA, Taiwan, India, Malaysia, China, Singapura, dan Indonesia sebagai tuan rumah. 

IWO 2025 akan berlangsung di Bumi Serpong Damai – BSD Course pada Jumat (24 Januari 2025) hingga Minggu (26 Januari 2025) untuk memperebutkan total hadiah sebesar US$300.000.

Kristina Natalia Yoko, Viera Permata Rosada (Ocha) dan Meva Schmit
Putri Amani
Tatiana Wijaya

Dalam event tersebut tuan rumah Indonesia menurunkan 11 ladies pro-nya. Mereka adalah Tatiana Wijaya, Putri Amani, Ida Ayu Melati, Agnes Retno Sudjasmin, Patricia Sinolungan, Dea Mahendra, Ika Woro Palupi, Holly Victoria Halim, Kristina Natalia Yoko, Meva Schmit, dan Viera Permata Rosada.

Sebagian di antara ke 11 pemain tersebut adalah ladies pro yang berhimpun di Manika Women Indonesia yang dikoordinir oleh Agnes Retno Sudjasmin. 

Mereka telah mempersiapkan diri practice di BSD Course, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama.

Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy, Agnes Retno Sudjasmin mengungkapkan bahwa pihaknya mulai latihan rutin sejak tahun lalu, “Karena baru bisa tinggalin anak paling kecil yang sudah berumur 2 tahun,” sela Agnes, “Juga persiapan fisik, teknik dan short game,” lanjutnya.

BERLATIH SENDIRI DAN BERSAMA-SAMA

Khusus untuk tampil bersaing dalam event yang di-inisiasi oleh PB PGI tersebut, selain berlatih sendiri Agnes juga berlatih bersama rekan-rekan lain yang berhimpun di Manika Wonen Indonesia. 

“Kebetulan juga sudah uji coba bermain tiga hari berturut-turut dengan kondisi yang berbeda-berbeda,” kata Agnes menegaskan.

“Kalau aku tidak sering berlatih seperti rekan-rekan yang lain .. Maklumlah aku kan tinggal di Bali, Om,” kata Ida Ayu Melati — akrab disapa dengan panggilan Mela. “Tapi, aku tetap berlatih di golf course yang ada di Bali, khususnya latihan pukulan jarak pendek atau short game,” tambah Mela.

Hal yang sama juga disampaikan Putri Amani, dan Ika Woro Palupi — dua ladies pro kita — yang juga dikenal sebagai teaching. 

Ika Woro Palupi yang home base-nya berada di BSD Course selalu memanfaat waktu luangnya sebagai teaching untuk berlatih segala aspek di olahraga golf seperti swing, short game dan putting.

DEBUTAN BARU

Seperti diketahui bahwa dari 11 ladies pro tuan rumah yang akan tampil bersaing dalam IWO 2025 pada 24-26 Januari 2025, terdapat 3 debutan baru di kancah persaingan pro. Mereka adalah Natalia Kristina Yoko, Meva Schmit dan Viera Permata Rosada.

Seperti diketahui Meva, Yoko dan Meva adalah peraih medali Emas (Ocha), Perak (Yoko) dan Perunggu (Meva) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2024 yang berlangsung di Royal Sumatera Golf Club – Medan, Sumatera Utara pada September tahun lalu.

Ketika Media GolfJoy menyinggung masalah target yang ingin diraih dalam IWO 2025 pekan ini di Damai Indah Golf – BSD Course — baik Agnes, Putri, Mela maupun Ika Woro — menyatakan hal yang sama yakni bermain sebaik mungkin dan all out agar lolos cut off. 

“Syukur bisa masuk top 10 .. Kalau juara itu bonus,” kata Agnes.

Sementara beberapa pemain lainnya, hingga catatan ini tayang belum menjawab pertanyaan tertulis yang dikirimkan Media GolfJoy. 

Bisa dimaklumi karena hampir sebagian besar ladies pro yang berhimpun di Manika Women Indonesia memang dikenal juga sebagai teaching, kecuali Ocha, Yoko dan Meva yang tahun ini menanggalkan status mereka sebagai pegolf amatir dan untuk pertama kalinya mereka bertiga tampil di kancah persaingan ladies pro dalam event bertajuk Indonesia Women’s Open (IWO) 2025 pada 24 – 26 Januari 2025 di Bumi Serpong Damai – BSD Course. 

CHINA LPGA

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas Ichsan Batubara — owner Double B Ich — yang juga dikenal sebagai Ketua Pengprov PGI Sumatera Utara, sangat mendukung pegolf binaannya yang, selain berhasil mempersembahkan 1 medali emas dari nomor Individu, Ocha juga mempersembahkan 1 medali emas dari nomor Mix Foursome bersama Rayhan Abdul Latief di PON September tahun lalu. 

“Saya sangat mendukung keputusan Ocha beralih status dari amatir ke profesional,” kata Ichsan Batubara. “Pesan saya kepada Ocha, nikmatilah kepindahan status menjadi pro tersebut sama halnya ketika Ocha menikmati permainan di kompetisi amatir,” tambah owner Double B Ich, diplomatis. 

Dan, sebelum catatan ini diakhiri, perlu diketahui oleh para penggemar olahraga golf bahwa Holly Victoria Halim pekan lalu berhasil merebut gelar juara dalam event yang diselenggarakan oleh China LPGA.

Penasaran? Silakan saksikan secara langsung IWO 2025 pada 24 – 26 Januari 2025 di Bumi Serpong Damai – BSD Course. Gratis tidak dipungut beaya. Dan, penonton yang beruntung bahkan akan mendapat hadiah mobil. 

Oleh karena itulah maka daftarkan segera nama Anda ke panitia penyelenggara saat event yang memperebutkan total hadiah sebesar US$300.000 tersebut digelar! 

Penulis Toto Prawoto

Foto Dokumentasi

Related posts

Sergio Garcia Kembali ke Kapalua setelah 15 Tahun, Cetak 67

Hasim

Titleist Iron T-Series Terbaru untuk Performa & Konsistensi Luar Biasa

Hasim

OJAO Series #7: Dua Pegolf DKI Jakarta Sementara Pimpin Round #1

Toto Prawoto

Leave a Comment

3 + 14 =