FeaturedKomunitas

M. Warno Ingin Berbagi Ilmu sebagai Teaching Pro

PRO senior kelahiran Purbalingga – Jawa Tengah pada 1967 ini menjadi salah satu peserta aktif ketika PGA Indonesia menyelenggarakan Sertifikasi & Re-Sertifikasi Kompetensi Teaching Pro Bach XVI yang berlangsung di salah ruangan yang ada di Gedung Yos Soedarso, Padang Golf Pangkalan Jati.

Seperti diketahui, sehari sebelum acara Sertifikasi & Re-Sertifikasi Kompetensi Teaching Pro berlangsung, PGA Indonesia menyelenggarakan Playing Ability Test (PAT) atau Tes Kemampuan Bermain bagi pegolf Amatir yang akan beralih status menjadi Pro di Pondok Cabe Golf.

“Saya enggak ikut PAT, Mas,” kata M. Warno. “Saya khusus ikut acara Sertifikasi dan Re-Sertifikasi Kompetensi Teaching Pro saja,” tambahnya dengan logat bicara “ngapak-ngapak” yang masih terasa lekat saat berbincang-bincang bersama Media GolfJoy.

Lebih jauh M. Warno mengungkapkan bahwa dia mengenal golf sejak 2002 di Lampung, dan langsung diajak bermain bersama oleh mitra PLN yakni Bapak Haryadi Sadono — GM PLN Wilus – Lampung pada saat itu.

“Saya juga pernah ikut kejuaraan golf amatir di tingkat lokal Lampung, dan beberapa kali merebut Best Gross,” katanya.

Menjawab pertanyaan terkait dengan keberadaannya menjadi warga Lampung, dengan bahasa yang sangat lancar M.Warno mengungkapkan bahwa dia merantau ke Lampung pada 1988 setelah lulus SMA pada 1987.

“Saya bekerja di kontraktor listrik sambil kuliah di Universitas Muhammadiyah Lampung jurusan Teknik Elektro dan lulus pada 1994,” ujar M.Warno.

M.Warno saat mengikuti acara Sertifikasi & Re-Sertifikasi Kompetensi Teaching Pro

Masih di tahun yang sama, pada November 1994 M.Warno menikah dengan gadis pujaannya bernama Elly Effendy, S.Psi. “Alhamdullilah saya telah dikaruniai 3 orang anak,” katanya.

“Anak pertama lahir pada tahun 1996 bernama Eka Putri Harumsari .. Anak kedua juga perempuan yang lahir pada tahun 1999 dan kami beri nama Dwi Ayu Putri Puspitasari .. Anak ketiga lelaki yang lahir pada tahun 2007, dan kami beri nama Muhammad Dzakki Rizq Putra,” tambah M.Warno sambil tersenyum.

BERALIH KE GOLF PRO TAPI TETAP “CAWE-CAWE” DI AMATIR

Setelah lumayan lama bersaing di kancah kompetisi golf amatir, pada 2010 Kang Warno — sapaan akrabnya — beralih ke golf Pro yang diawali dengan mengikuti PAT di Gading Raya Golf. “Dalam PAT saya sebagai Champion pada saat itu,” tambahnya disertai senyum bangga.

Ketika untuk pertama kalinya berkompetisi di kancah persaingan golf pro yang berlangsung di Lapangan Halim I dalam event bertajuk Kariza Golf Championship,  Kang Warno hanya lolos cut off.

Sejak itu profesional golfer yang tinggal di Perumahan Tanjung Raya Permai Blok DD Nomor 4/12 – Tanjung Seneng – Bandar Lampung ini aktif mengikuti event golf pro yang diselenggarakan oleh baik PGPI di bawah pimpinan Japto Soerjo Soemarno maupun PGTI di bawah pimpinan Agus Triyono.

Selain aktif di golf pro, ayah dari 3 orang anak ini juga dilibatkan untuk melatih atlet golf amatir Lampung dalam persiapan tampil di ajang PON Riau 2012, PON Jawa Barat (Bandung) 2016, dan PON 2020 di Makassar.

M. Warno (paling kiri) bersama official lainnya yang mendampingi Tim Golf PON Lampung di PON XXI Aceh-Sumut

Pada tahun 2021 Kang Warno pun tetap “cawe-cawe” jelang PON di Papua. “Tapi, pada PON Papua cabor golf sayangnya tidak dipertandingkan,” katanya. “Meskipun begitu saya tetap dilibatkan untuk persiapan PON 2024 di Medan,” tambahnya, menegaskan.

“Apakah aktifitas Kang Warno di golf tidak mengganggu pekerjaan?”

“Tidak,” sahut M. Warno berterus terang. “Justru aktifitas saya di golf menunjang dan menjadi lahan komunikasi dengan mitra,” tegasnya.

KETUA PENGPROV PGI LAMPUNG

Hal tersebut dibuktikan oleh alumni Universitas Muhammadiyah Lampung yang ahli di bidang ke-listrik-kan di Provinsi Lampung yang mendapat kepercayaan sebagai Kabid Binpres PGI Lampung  tahun 2011 – 2015, Wakil Ketua Binpres PGI Lampung tahun 2015 – 2019.

Bahkan dalam sejarah pergolfan Nasional terutama dan khususnya di golf pro M.Warno adalah satu-satunya Pro yang pernah mendapat kepercayaan sebagai Ketua Pengprov PGI Lampung periode 2019 – 2023, dan kembali lagi menjadi Wakil Ketua Bidang Prestasi (Binpres) Pengprov PGI di tahun 2023 hingga sekarang.

“Saya mengikuti sertifikasi karena faktor usia, juga karena event touring saya jarang ikut. Maka saya ingin beralih untuk bisa berbagi ilmu sebagai Teaching Pro kepada calon penerus di olahraga golf,” jawab M.Warno saat Media GolfJoy menanyakan keikut-sertaannya dalam acara Sertifikasi & Re-Sertifikasi Kompetensi Teaching Pro yang diselenggarakan oleh PGA Indonesia yang berlangsung di Padang Golf Pangkalan Jati beberapa waktu lalu.

Di akhir perbincangan bersama Media GolfJoy, M.Warno — Senior Pro yang baru untuk pertama kalinya mengikuti acara Sertifikasi & Re-Sertifikasi Kompetensi Teaching Pro Bach XVI 2025 demi legalitas status yang disandangnya sebagai Teaching Pro — berharap event khusus untuk Senior Pro lebih sering diadakan sebagai motivasi dan ajang silaturahim.

Selain itu juga sebagai bentuk penghargaan untuk para Senior Pro yang masih aktif, baik sebagai Teaching maupun sebagai Profesional Golfer.

Toto Prawoto – foto TP & Dokumentasi

Related posts

Justin Thomas Pimpin 2 Pukulan menuju Akhir Pekan di CJ Cup

Hasim

SHGC Sharing and Caring Kumpulkan Donasi Lebih dari Rp290 Juta

Hasim

BMW i5 Full-Listrik Generasi Ke-8 Hadir di Indonesia

Syam

Leave a Comment

1 × 1 =