Jawara Lowest Amateur 2023 Indonesian Tourism Golf Pro Series (ITGPS) ke-3 menjadi youngest champion dalam sejarah LotusLakes Golf Club Champion.
Akhirnya, The Silent Killer itu harus takluk dari pegolf muda berusia 18 tahun yang menjadi andalan PGI Pengprov Aceh dalam sebuah kompetisi prestisius milik LotusLakes Golf Club, LLGC Club Champion 2023 pada Minggu, 27 Agustus 2023.
Adalah Markus Maximus, peraih The Lowest Amateur Indonesia Tourism Golf Pro Series seri ke-3 di Pondok Cabe pada Juni 2023 lalu, yang mampu menaklukkan mantan juara LLGC Club Champion 2020, Hwang Kwu Yeon, ekspatriat asal Korea Selatan.
Dengan penuh keyakinan dan dalam performa permainan yang dianggap sedang on fire selama sepekan terakhir, Max, sapaan akrab Markus Maximus, berhasil menyudahi permainan 27 hole di tiga course; Lotus, Orchid, dan Jasmine, milik LotusLakes GC dengan kesudahan 2Up (11-9). Dan The Silent Killer, julukan bagi Hwang, harus mengakui permainan Max lebih solid dibanding dirinya.
Diamini oleh mahasiswa Chinese University of Hong Kong fakultas School Of management Economics (SME) jurusan Finance (keuangan) itu bahwa dalam sepekan terakhir pukulannya lagi bagus-bagusnya. Alhasil, Max pun bermain agresif sejak hole pertama tanpa ada keraguan sedikit pun dalam dirinya.
“Meski pun di hole pertama mencetak bogey, namun saya langsung ikuti dengan mencetak eagle di par 5. Hari ini rasanya semuanya nge-klik, driver bagus, iron rapih bisa pin high terus, putting juga, syukur, dapet feel-nya. At the end of the day, saya mainin terus my own-game. Karena di game match play ini saya berusaha keras dan tidak ter-influence omongan dari lawan,” demikian ungkap Max atas keberhasilan dirinya menundukkan Hwang Keu Yeon.
Sebelum menjadi pemenang serta menjadi youngest champ of LLGC Club Champion 2023, Markus Maximus pernah menjadi runner up juara diajang yang sama pada tahun 2022 lalu. Dan ditahun yang sama, Max pernah menjjuarai LLGC Invitational 2022.
Dengan keberhasilan ini juga, tak ayal, Max diberikan hak istimewa oleh pihak LotusLakes GC berupa free membership, diberikan locker dan parkir mobil khusus selama satahun kedepan, dan diikutkan di ajang turnamen Pro-Am mewakili LotusLakes GC.
Dalam catatan LotusLakes Golf Club, LLGC Club Champion sudah eksis sejak tahun 1994, atau setahun setelah diresmikan oleh Menteri Perindustrian RI semasa Presiden Soeharto, yakni Ir. Tungky Ariwibowo pada 29 Oktober 1993.
Sekitar 15 pegolf amateur telah memenangi kejuaraan match play LLGC Club Champion. Dan 12 pemenang merupakan pegolf ekspatriat kewarga-negaraan Jepang. Dan Ario Mahendra, yang merupakan ayah dari ladies pro Indonesia, Dea Mahendra, adalah peraih juara terbanyak dengan 10 kali juara (’96, ’97, ’99, ’00, ’01, ’02, ’03, ’05, ’09, dan ’10).
“Kejuaraan ini tentu saja menjadi acara favorit dan selalu ditungu-tunggu oleh para member LLGC. Hal itu dikarenakan match-play ini menjadi pangung tertinggi mereka sebagai best golfer di club ini. Selain bergengsi, benefit yang didapat dari para juaranya seperti free membership, parkir, locker selama setahun, dan selain itu, mereka akan kita ikutkan di ajang Pro-Am sebagai wakil LLGC yang akan kami ikuti,” ujar Krisna Dani, General Manager LotusLakes Golf Club kepada Media GolfJoy lewat media gawai WhatsApp.
Congratulations Max!
—Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!

