FeaturedKomunitas

PCGC Junior Amateur Series 4: Rafa Budiono Tanjung & Cynthia Ong Akhirnya Masuk Circle WAGR untuk Kali Perdana

Fenomenal, 11 under itu dicetak Cynthia Ong di home course-nya sendiri, Gading Raya Golf Club. Dan Lee Tae Hyun cetak HIO tercepat.

Parents Children Golf Club atau PCGC kembali menggelar turnamen Junior Amateur Series (JAS) ke-4 pada musim libur kenaikan kelas pada Juli 2025 ini di Gading Raya Golf Club selama dua hari tiga round pada Kamis hingga Jum’at, 3-4 Juli 2025.

Pesertanya diikuti 31 pegolf junior dan amateur (atlet golf) yang terbagi kedalam 4 kategori; A+ Mixed, A Boys, A Girls, dan B Boys, dimana empat pegolf amateur merupakan mahasiswa universitas di Amerika Serikat seperti Reicherin Giftrudy Hansslkie, Shaista Ayesha, Cynthia Ong, dan Rafa Budiono Tanjung.

Tidak pernah terjadi di seri PCGC JAS sebelumnya, dimana di turnamen kali ini memunculkan prestasi yang bisa dibilang fenomenal bagi pesertanya. Itu dikarenakan telah tercipta skor under yang signifikan, yaitu 11 under par yang diciptakan oleh peserta ladies amateur pada diri Cynthia Ong, yang tidak lain adalah kakak kandung dari atlet golf putri nasional asal Provinsi Banten Caithlyn Darlene Ong.

SHOW MORE IMAGES +

Pencapian individual yang dituai Cynthia kali ini, tentunya diganjar dengan perolehan ranking World Amateur Golf Ranking (WAGR) untuk kali yang pertama selama 15 tahun dirinya bermain golf. Dan hebatnya, kesuksesan mahasiswi Portland State University, Portland, Oregon, Amerika Serikat ini tercipta di home course-nya, dimana oleh sang kakek dirinya diperkenalkan golf di golf course Gading Raya Golf Club ini sejak usia 10 tahun.

Dari total skor 205 (67-71-67) selama dua hari tiga round Cynthia mendulang 1 kali eagle, 12 birdie, 3 bogey dan selebihnya par. 

“Day 1 round 1 saya mencetak 5 birdie no bogie. Saya memulai round pertama dengan sangat baik dan lancar, dimana saya menciptakan beberapa kesempatan birdie di green. Jadi di round pertama ini saya menjalaninya dengan sangat mudah dan menyenangkan. Di round kedua, sedikit lebih sulit dikarenakan cuacanya panas di siang hari, sehingga sedikit menjadi lelah setelah 13 jam berada di lapangan. Sehingga saya akhirnya mendapatkan satu bogey di first nine hole #7 par 3, dua birdie. Saya juga mencoba merecovery permainan saya di second round sehingga bermain 35. Dan di final round saya menciptakan skor 5 under (67) lagi dari 5 kali birdie, dua bogey dan sekali mencetak eagle di hole #1 par 4. Dan di round ini saya memulai permainan dari hole #3 par 3, dan menjalani hole #1 ini dimana permainan dan mental game saya sudah merasa nyaman. Pukulan pertama dengan driver berjarak 115 meter, lalu dengan jarak segitu saya memakai pitching wedge yang menjadi senjata favorit saya untuk mencapai ke green. Bolanya jatuh di depan pin yang berjarak 2 yard, dan bolanya rolling and in, I got eagle. Strategi saya di sini bagaimana menempatkan bola di fairway sebanyak mungkin, dan on green sebanyak yang saya bisa. Fairway – green aja, simple golf,” begitu ulas Cynthia atas kecemerlangan permainannya di PCGC JAS #4 2025.

Atas pencapaian gemilang tersebut, Cynthia memperoleh ranking WAGR perdananya dengan berada di posisi ke 3. 207 dunia dengan poin rata-rata 92. 2142. Tropi PCGC JAS #4 2025 ini tentunya dipersembahkan untuk kedua orang tuanya, serta kakek dan nenek dari ayahnya yang sudah mengenalkan dan mendukung dirinya sejak usia 10 tahun bermain golf di Gading Raya Golf Club sebagai home course-nya.

Diperingkat kedua untuk kategori A+ Mixed, diraih oleh Reicherin Giftrudy Hanslkie yang mendulang total skor 228 (76-76-76) atau 12-over par. Dan di kategori A Girls diraih oleh Isabella Sudarmanto yang berhasil mencetak total skor 227 (77-75-75) atau 7-over par.

Sementara itu, Rafa Budiono Tanjung, mahasiswa College of Wooster Ohio dan masih bermain di kategori A Boys, secara mengejutkan merangsek ke posisi pertama di final round. Dimana pada dua round sebelumnya di hari Kamis (3/7) penghuni teratas leaderboard dikuasai oleh Eugene Emanuel Tanyongjaya.

Di dua round sebelumnya, Eugene mendulang total skor 148 (77-71) atau 4 over, dan Rafa 152 (76-76) atau 8 over. Namun, momentum “pertempuran” Rafa versus Eugene di final round dimulai di hole #17 par 4 dan hole #18 par 5, dimana Rafa berhasil unggul total skor dengan menyetak par, sementara Eugene mencetak dua kali bogey. Rafa 1-up. Eugene mencoba bangkit dengan mencetak birdie di hole #1 par 4, sementara Rafa cetak par. Keduanya all square. Dan di dua hole terakhir hole #2 par 5, dan #3 par 3, Rafa berhasil mencetak birdie dan par, sedangkan Eugene mendulang skor par dan bogey. Rafa unggul 2-up. Total skor Rafa 223 (76-76-71) atau 7-over par. Sementara Eugene mencetak total skor 225 (77-71-77) atau 9-over par. Dan Rafa berhak menyandang juara PCGC JAS #4 2025 di Gading Raya GC.

“I think I played overall oke lah. Hari pertama, dimana first nine-nya agak jelek 5 over, tapi bounce back di second menjadi satu under. Dan di round ke-2 saya main sudah capek 18 hole berpanas-panasan sehingga birdie-nya nggak bisa dapet aja. Putting-nya aja sih yang menurut aku kurang berjalan dengan baik, dimana seharusnya bisa bikin birdie, tapi justru tidak masuk.Dan di hari ini, di final round, aku kayaknya bermain konsisten aja dengan my own game. Dan pada saat menyisakan 4 hole terakhir, aku mulai mengejar ketertinggalan dan kemudian menyamakan kedudukan total skor di hole #1, my last 3 holes. Dan di dua hole terakhir, justru aku bisa unggul 2-up setelah mencetak birdie dan par. Di final round ini aku merasa iron dan wedge-nya lebih banyak bagusnya dibanding dua round kemarin,” begitu ulas Rafa atas keberhasilannya di PCGC JAS kali ini.

Dengan kemenangan tersebut, seperti halnya Cynthia, Rafa akhirnya mendapatkan ranking WAGR perdananya dan per Rabu (9/7) lalu dirinya berada di peringkat 4. 639 dunia dengan poin rata-rata 90.9450. dan tropi ini didedikasikan oleh Rafa untuk keluarga tercintanya, terkhusus sang ayah yang selalu mengingatkan untuk berlatih dengan giat meski dirinya berada jauh di Ohio Amerika Serikat.

Dan di kejuaraan PCGC JAS #4 2025 ini pun diwarnai dengan keberhasilan Lee Tae Hyun, pegolf Indonesia keturunan Korea-Indonesia, mengukir sejarah pribadi dengan mencetak hole in one di final round di hole #3 par 3.

Mungkin, ini adalah rekor hole in one tercepat dimana Lee memulai permainan dengan system shot gun dari hole tersebut. Lee sendiri mengakhir permainannya selama tiga round dengan total skor 238 (80-83-75) atau 22-over par dan berada diperingkat ke-8 klasemen Kategori A Boys.

Congratulation Cynthia dan Rafa!

Related posts

Golf Tournament IKA Undip Jakarta 2025 Usung Act For Humanity Support Difablepreneur & Berikan Donasi Rp50 Juta

Syam

Sulang Wine Kukuhkan Pengurus Chemical Golf Club Periode 2024-2026

Syam

Tiger Woods: “Saya ingin sekali beritahu kapan saya bisa main, tapi …”

Hasim

Leave a Comment

sixteen − fourteen =