GolfJoy, Bali – Sepakat, Bali International Junior Golf Championship akan berseri di tahun-tahun mendatang.
Kolaborasi ciamik dan apik dipersembahkan oleh Parent Children Golf Club (PCGC) dan Pengurus Provinsi Persatuan Golf Indonesia (Pengprov PGI) Bali saat menggelar turnamen berskala internasional yang diberi tajuk Bali International Junior Golf Championship 2023 di New Kuta Golf Pecatu, Bali, pada Selasa hingga Kamis, 20 – 22 Juni 2023.
Sejumlah delapan puluh empat pegolf junior, baik putra dan putri, mulai dari divisi A Boys dan Girls hingga divisi C Boys dan Girls, yang berasal dari Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jabodetabek, Bali, hingga Singapura dan China, mereka dengan semangat berkompetisi secara gigih dan, tentu saja, menjunjung tinggi nilai-nilai persahabatan mencoba menaklukkan 18 hole milik NKG Bali yang terkenal dengan hembusan anginnya yang kencang, namun panoramanya begitu eksotik, terutama di signature hole #14 dan #15 yang menghadap laut lepas.

Alhasil, dari BIJGC edisi perdana (sebab, di tahun-tahun berikutnya akan selalu digelar di golf course yang sama red.) mendaulat Michelle Mogi dari Semarang, Jawa Tengah dan Kenneth Henson Sutianto dari Bali, keluar sebagai ratu dan raja BIJGC 2023.
Fenomenalnya, BIJGC kesatu ini menelurkan juara dengan rekor skor under (-3) bagi Kenneth. Sementara Michelle harus menaklukkan rekan satu provinsinya, Thea Jessica Tan, lewat babak play-off sebanyak sekali di hole #9 setelah keduanya memperoleh total skor sama, 223.
Jalinan harmonis PCGC & PGI Bali
Dinyatakan oleh Ketua Bidang Pembinaan Junior Pengprov PGI Bali, Jurry Soeryo Wiharko, bilasanya PGI Bali dan PCGC sudah menjalin kerjasama yang baik dan harmonis dalam beberapa tahun terakhir ini. Terutama, pada saat PCGC dan PGI Bali menggeliat awal di masa Pandemi 2020 dengan menggelar beragam turnamen untuk para junior bertaraf nasional.
“Pak Andri dan Ibu Ade, harus saya akui dan apresiasi, sangat antusias dalam membantu para junior golfer kita (PGI Bali red.) untuk berkembang. Dan tentunyam hal ini selaras dan satu visi dengan Pengprov PGI Bali,” ungkap Jurry Soeryo Wiharko dalam keterangan tertulis lewat gaway WhatsApp kepada Media GolfJoy Indonesia.
Oleh sebab itu, lanjut Jurry, “di awal tahun 2023 ini, kami sealed the deal bahwa PCGC dan PGI Bali akan menjalankan event ini secara rutin dan ingin kami tambah dengan masuknya atau menyertakan para atlit amateur untuk dapat bergabung bertanding bersama para adik-adiknya.”
Bali International Junior Golf Championship 2023 adalah event resmi pertama dari kedua organisasi ini (PCGC dan Pengprov PGI Bali) dan akan ada event-event lanjutan di 2024 dan seterusnya.
“Tujuan kami sama, yaitu membantu dan mendukung supaya kita memiliki bakat bakat baru di didang golf. Dan semoga para orang tua dapat semakin bersemangat melihat pertumbuhan karir dari pada putra-putrinya di bidang olahraga ini,” tambah Jurry yang juga merupakan ayah dari sang juara B Girls, Abigail Wiharko.
BIJGC tuai repons positif orang tua
Bali International Junior Golf Championship 2023, tak ayal, mendapat reaksi positif dari para orang tua, atau bahkan kakek dan nenek para peserta yang turut menemani perjuangan putra-putrinya di NKG Bali.
Menurut Jurry lagi, para Parents dalam pendampingannya kemarin merasa sangat senang karena selain putra dan putrinya bertanding, mereka dapat sekalian berlibur pasca turnamen bersama para keluarga tercinta.
“Mereka meminta agar di tahun depan diadakan turnamen ini lagi, dan namun dengan catatan, tentunya setelah seluruh anak-anak atau junior golfer ini menjalani libur sekolah akhir tahun pelajaran,” ungkap Jurry Soeryo Wiharko lebih lanjut.
Benar sekali, bahwa di turnamen kemarin, ada salah satu peserta dari divisi A Boy, IGM Pradipta Danartha asal Jakarta, terpaksa tidak bisa mengikuti round pembuka pada Selasa (20/6). Itu dikarenakan di hari yang sama, Didi, sapaan akrap IGM Pradipta Danartha, harus menjalani inagurasi wisuda di sekolahnya, LAB School Cibubur.
“Karena kemarin, masih ada beberapa sekolah yang belum libur, sehingga ini menjadi catatan bagi PCGC dan PGI Bali untuk mengatur jadwal yang ideal dengan pihak lapangan New Kuta Golf Pecatu untuk turnamen di tahun depan,” ungkap Jurry menyoal seputar waktu penyelenggaraan BIJGC yang masih bertabrakan dengan jadwal kegiatan sekolah par junior golfer.
Closing dinner di Pantai Jimbaran
Sementara itu, Ketua PCGC Ade Meinar, sangat bergembira sekali karena turnamen BIJGC yang perdana ini bisa dengan sukses terlaksana tanpa hambatan dan halangan yang berarti.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar, cuaca di langit Pecatu cerah dan bagus. Terutama anginnya yang masih bisa bersahabat selama tiga hari penyelenggaraan turnamen. Lapangannya juga bagus, dan everybody happy. Dan acara turnamen ditutup dengan closing dinner di Cafe Pandan Sari Seafood di tepi pantai Jimbaran Bali,” ungkap Ade Meinar kepada Media GolfJoy Indonesia melalui gaway WhatsApp.
“Hi Andri, thank you for organizing the tournament and the fabulous dinner to end the exciting event. It was fun to compete in a foreign country. For Coen and also for us as parents, we thoroughly enjoyed it – the preparations and the long strolls through the course..haha. Most importantly, Coen also had fun playing golf with his flight mates.
We look forward to joining your tournaments in the near future. Please keep in touch and do let me know when you have any upcoming ones. Thank you and have a well deserved rest,” itulah ungkapan orang tua Coen Mok, junior golfer asal Singapura yang ditujukan kepada Andri Armansjah selaku Pembina PCGC.
Semoga, Bali International Junior Golf Championship, yang kolaborasi antara PCGC dan Pengprov PGI Bali ini, semakin menumbuh-kembangkan semangat bagi para junior, dan tentunya juga, bagi para orang tuanya untuk selalu bersemangat mendukung anak-anak tercintanya.
Dan tentu saja, menjadikan BIJGC sebagai agenda turnamen wajib untuk diikuti para junior golfer di seluruh Indonesia dan mancanegara.
(Syam Al Aminy)
—Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!

