Pengurus Cabang Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Cimahi masa bakti 2020-2024 secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua PGI Pengprov Jawa Barat Herry Safarry di Aula Gedung B Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Cihanjuang, Cimahi Utara pada Sabtu (03/09). Pelantikan ini dihadiri oleh Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna.

Jajaran pengurus cabang inti PGI Kota Cimahi yang dilantik tersebut terdiri dari Christina Sri Manunggal selaku Ketua, Mamat Rochyana selaku Wakil Ketua, Soeharto selaku Sekretaris dan Henry Idamanta selaku Bendahara. Dalam kapasitasnya selaku Wali Kota, Ajay sendiri ditunjuk sebagai Dewan Pembina sedangkan posisi Dewan Penasihat diduduki oleh Komandan Brigif 15 Kujang II dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cimahi.

Ketua PGI Pengprov Jabar Herry Safarry berharap pengurus mau bekerja dan kompak setelah pelantikan dan pengukuhan sehingga bisa membina dan menghasilkan atlet baik untuk kota Cimahi maupun Jawa Barat.

“Tahun 2021 ada Babak Kualifikasi Porda Jabar, saya berharap agar kota Cimahi bisa meloloskan atletnya untuk Porda Jabar 2022,” tambah Herry.

Penandatanganan berita acara pelantikan dan penyerahan pataka kepada Pengurus Cabang PGI Kota Cimahi yang baru dilantik ini disaksikan oleh perwakilan dari Pengurus Provinsi PGI Jawa Barat dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cimahi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ajay mengatakan bahwa pengembangan olahraga golf merupakan tanggung jawab bersama antara pengurus cabang PGI, KONI dan Pemkot Cimahi. Demi peningkatan prestasi olah raga Golf di Kota Cimahi ke depannya, Ia meminta kepada para pengurus yang baru dilantik agar tetap menjaga profesionalisme dan komitmennya. Menurutnya, sebagai sebuah organisasi kecabangan olahraga, PGI semestinya tidak berorientasi profit tetapi lebih ke arah prestasi. Akan tetapi, pihaknya menyadari bahwa olahraga juga butuh pembiayaan dan partisipasi dari berbagai stakeholders terkait.

“Jadi para pengurus yang hari ini dilantik perlu mendorong pergeseran pemahaman di kalangan masyarakat agar olah raga golf tidak lagi lekat dengan stereotype ekslusif dan hanya bisa dinikmati oleh orang-orang dari kalangan menengah keatas,” ujarnya.

Ditambahkan Wali Kota Ajay, olahraga golf juga perlu lebih diperkenalkan kepada generasi muda, dan berorientasi pada pencapaian prestasi pada event-event olahraga resmi.

“Artinya olahraga ini harus berfokus pada prestasi dan bukan hanya sebagai bentuk gaya hidup dan penyaluran hobby semata. Para atlet pun bisa datang dari berbagai kalangan dan kelas [social],” ungkapnya.

Menutup sambutannya, kepada para pengurus cabang PGI yang baru dilantik, Ajay mengucapkan terima kasih karena sudah bersedia menjadi penjaga dan pembina olahraga golf di Kota Cimahi. Dengan kerja keras dan kerja cerdas segenap jajaran pengurus PGI sekalian, ia optimis ke depannya prestasi Kota Cimahi di cabang olahraga golf bisa lebih bersinar di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kuncinya adalah pembinaan yang terarah dan dilakukan secara bertahap namun berkelanjutan. Pemkot Cimahi tentu siap untuk memberikan dukungan agar visi inklusif dalam golf tersebut bisa terealisir karena hal ini senada dengan visi pembangunan kota ini yaitu menuju Cimahi baru yang ‘maju’, ‘agamis’ dan ‘berbudaya’,” pungkas Ajay.