Perebutan No.1 dunia telah dimulai pada 6 April 1986. Dari pegolf Jerman Bernhard Langer, terdapat 22 pegolf yang telah merasakan kursi panas No.1 dunia hingga Senin (9/3/2020). Pekan ini, Rory McIlroy berkesempatan menjadi pegolf ketiga yang menyusul Tiger Woods (683 pekan) dan Greg Norman (331) dengan tiga digit 100 pekan No.1 dunia.

Di balik kebahagian kecilnya itu, McIlroy sudah dihadapkan tugas ekstra berat saat pergi ke THE PLAYERS Championship yang memulai putaran pertamanya Kamis (12/3). Di TPC Sawgrass, McIlroy, 30, sang juara bertahan menjadi salah satu favorit untuk mempertahankan gelar yang tidak pernah dibuat satu pegolf pun. Uniknya, sang juara bertahan sejak 1975 hanya mampu mencapai T.5 sebagai peringkat terbaik mereka di tahun selanjutnya.

“Ini kesempatan yang sangat menarik. Belum ada pegolf yang punya dua gelar beruntun, dan itu jadi motivasi terbesar saya minggu ini. Saya ingin menjadi orang pertama,” komentar McIlroy.

Dalam upayanya mengakhiri rekor tak biasa itu, McIlroy berpedoman pada konsistensi satu tahun belakangan. Dari THE PLAYERS 2019, ia mengukir gelar RBC Canadian Open dan TOUR Championship (FedExCup senilai USD15.000.000). Di akhir musim itu pula, McIlroy terpilih sebagai Pemain Terbaik 2019.

Memasuki musim 2020, McIlroy menambah trofi WGC dari HSBC Champions di China. Sedangkan dari tahun 2020, ia masih nihil gelar persis seperti awal tahun 2019 dengan lima Top-6 sebelum tiba di TPC Sawgrass. Jika sama-sama tanpa gelar di awal tahun, mungkinkah gelar THE PLAYERS beruntun diraihnya?

Semoga saja. Karena jika anti-klimaks yang terjadi, McIlroy tidak hanya mengulang sejarah yang ada untuk juara bertahan, melainkan juga mengancam posisinya di No.1 dunia. Dua pesaing terdekatnya, Jon Rahm dan Brooks Koepka punya kesempatan mengambil kembali tahta tersebut jika memenangkan THE PLAYERS Championship pertamanya.

Itu pun dengan tiga syarat. Jika Rahm menang, maka McIlroy tidak boleh finis di luar posisi kedua. Rahm bisa mengambil No.1 dunia dari peringkat kedua, asalkan McIlroy tidak dapat finis di T.53. Untuk Koepka, kewajiban menangnya hanya memerlukan Top-45 dari McIlroy.

(Sumber: dari berbagai sumber, Foto: The Week UK)