FeaturedTour News

Syukrizal Juarai Indonesian Tourism Golf Pro Series #7 dengan poin -7

GolfJoy, Tangerang – Sejak Indonesian Tourism Golf Pro Series (ITGPS) #1 yang berlangsung di Gading Raya pada Maret hingga ITGPS Series #7 yang berlangsung di Modern Golf Country Club pada 20 – 22 Juni 2023, Syukrizal adalah salah satu professional golfer asal Aceh yang tidak pernah absen dan sangat aktif tampil bersaing dalam turnamen berhadiah total Rp 250 juta.

Bahkan, jika turnamen yang disponsori oleh PT Indonusa Jasa Pratama dan  PT Anargya Aset Manajemen tersebut dilaksanakan di luar Ibukota dan atau di luar Jawa total hadiah yang diperebutkan meningkat jumlahnya menjadi Rp 350 juta. 

Seperti kita ketahui bahwa professional golfer yang menjadi juara ITGPS  berhak atas hadiah utama sebesar 16% dari total hadiah yang disediakan oleh PT Indonusa Jasa Pratama dan PT Anargya Aset Manajemen yakni sekitar Rp 40 juta bahkan lebih terutama dan khususnya apabila ITGPS diselenggarakan di luar Jakarta — seperti yang terjadi pada ITGPS Series #5 di Taman Dayu dan ITGPS Series #6 di Bukit Darmo Golf beberapa hari sebelumnya. 

Sebagai Pro yang aktif mengikuti persaingan yang terjadi dalam ITPGS —Syukrizal yang sejak beberapa tahun lalu menetap di Kota Medan, Sumatera Utara, termasuk salah seorang pemain yang lolos cut dan namanya masuk ke “zona” prize money dalam prosentase 2,13% hingga 3,57% mengingat dalam ITGPS Series #1 hingga Series #6 (dalam catatan Media GolfJoy) Pro asal Lhokseumawe, Aceh Utara, tersebut selalu berada dalam posisi the Big Five hingga 10 besar.


DOA YANG TERKABUL

Sehingga menjadi sangat wajar setelah dia berhasil mengakhiri round ketiga final ITGPS Series #7 pada Kamis (22 Juni 2023) di Modern Golf Country Club (MGCC), Tangerang, ekspresi wajahnya berubah total: dari tegang menjadi penuh suka cita. 

Pasalnya, untuk pertama kalinya dia sukses masuk ke “zona” Prize Money 16% alias menjuarai ITGPS Series #7 dengan merebut hadiah utama sebesar Rp 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah). 

Selama tiga hari berturut-turut Selasa (20 Juni 2023) hingga Kamis (22 Juni 2023) Syukrizal membukukan dengan total score 209 (69-72-68) -7.

Sedangkan Alit Jiwandana, salah seorang pegolf amatir dari 2 (dua) pegolf amatir yang tampil bersaing di round ketiga final pada berhasil merebut gelar Lowest Amateur.

Selama tiga hari Alit membukukan total score 219 (70-78-71) +3.

Dalam keterangannya kepada para wartawan yang hadir meliput ITGPS Series #7, Syukri dan atau Rizal panggilan akrabnya, mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah Swt yang telah mengabulkan doanya.

Syukrizal juga mengucapkan banyak terimakasih kepada istrinya yang selalu memberi dukungan kepada dirinya yang aktif menekuni olahraga golf sebagai profesi serta pribadi lepas pribadi yang mensupport sepak terjangnya di kancah persaingan golf profesional, baik di tingkat nasional maupun regional. 


POSITIVE THINKING

Dan, sekadar kilas balik bahwa dalam perbincangan khusus bersama Media GolfJoy setelah Syukrizal mengakhiri permainannya di round kedua pada Rabu (21 Juni 2023), dan Media GolfJoy menyinggung mengenai target di round ketiga final pada Kamis (22 Juni 2023) dengan tegas Syukrizal menjawab: 

“Target saya, Om, saya harus menjadi juara di setiap turnamen yang saya ikuti termasuk ITGPS series tujuh ini. Kenapa? Karena, setiap kali saya ikut turnamen di mana pun dan kapan pun, kalau ada yang tanya soal target, saya selalu menjawab bahwa target saya adalah menjadi juara.”

“Mungkin kesannya saya sombong yaaa, Om, he he he .. Tapi, jujur saja, Om, saya sebagai olahragawan memang harus selalu positive thinking dan juga tidak lupa selalu berdoa serta memohon kepada Allah Swt.”

“Kalau ternyata saya gagal dan enggak jadi juara, saya enggak pernah menyesal apalagi kecewa .. Saya harus tetap berpikir positif atas segala yang saya alami dalam kehidupan saya, Om.”

APRESIASI

Keberhasilan Syukrizal sebagai the Champion ITGPS Series #7, pun sangat diapresiasi oleh Agus Triyono, Ketua PGA TI. 

“Saya mengamati sejak seri pertama hingga seri ketujuh, Syukirzal semangatnya tidak pernah kendor,” kata Agus Triyono. “Menurut saya, apa yang dilakukan oleh Syukrizal perlu ditiru oleh pro-pro lainnya,” tambahnya.

Menjawab pertanyaan mengenai minat para pro di luar negeri untuk ikut berkompetisi dalam event ITGPS , Agus Triyono menyatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang sangat wajar. Apalagi ITGPS akan diselenggarakan sebanyak 30 Series pada tahun ini.

Tapi, setelah pihaknya menjelaskan bahwa event ITGPS hanya khusus untuk diikuti oleh local pro, akhirnya para pro dari mancanegara terutama dan khususnya yang berasal dari negara-negara di kawasan Asean tersebut, segera mengurungkan niatnya untuk ikut berpartisipasi.

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas jumlah peserta ITGPS cenderung terus meningkat jumlahnya — baik peserta yang tampil bersaing untuk memperebutkan hadiah uang (Professional) maupun peserta yang berkompetisi untuk memperebutkan gelar Lowest (Amateur).

Secara khusus Agus Triyono pun dalam perbincangan bersama Media GolfJoy sangat mengapresiasi keikutsertaan para pegolf amatir terutama dan khususnya para junior yang rata-rata masih berada di bawah usia 20 tahun.

“Saya berharap agar event ITGPS series ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para pembina di lingkungan pegolf amatir di tanah air,” kata Agus Triyono, mengakhiri obrolannya bersama Media GolfJoy.


Tulisan oleh Toto Prawoto
Foto oleh Hasim


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

Rayhan Abdul Latief & Fausta Bianda Pimpin Ronde I Kejurnas

Toto Prawoto

Hadiah BNI Indonesian Masters 2024 Naik Jadi 2 Juta Dolar 

Syam

Justin Rose Akhiri Kekeringan Gelar 4 Tahun di AT&T Pebble Beach Pro Am

Hasim

Leave a Comment

five + 18 =