Brooks Koepka menghasilkan T.43 dari Genesis Invitational sebagai penampilan PGA Tour pertamanya di tahun 2020. Tak lagi memegang No.1 dunia di Riviera Contry Club, Koepka menuturkan akan menseriusi kejaran tiga gelar beruntun PGA Championship saat mengunjungi TPC Harding Park yang berada di area San Francisco.

Ujarnya, Koepka akan menganggap Tiger Woods menjadi pesaing terdekatnya setelah apa yang terjadi dua tahun terakhir. Di Bellerive 2018, Koepka unggul dua tembakan dari Tiger yang dibayar lunas sang harimau di The Masters 2019.

“Itu hal paling gila sepanjang tahun lalu. Saya datang ke green dan menyelamatinya itu seperti, ‘oh, sekarang head-to-head ya’,” kata Koepka, 29 tahun.

Berpeluang menjadi pegolf pertama dengan tiga gelar beruntun di era stroke-play, Koepka perlu meningkatkan hasil yang selama ini terlihat seperti ‘telat panas’. Dari dua kunjungan Timur Tengah sejak cedera THE CJ CUP Oktober 2019, Koepka hanya menempati T.34 dan T.17 di Abu Dhabi dan Arab Saudi.

Harapan menang dan merebut kembali No.1 dunia di Los Angeles juga tak memberikan hasil optimal untuknya. Meski begitu, ia bercerita Genesis Invitational menjadi tempat terbaik untuk menghormati Kobe Bryant yang meninggal karena kecelakaan helikopter di negara bagian California.

Koepka sebetulnya tidak pernah bertemu Kobe sebelum kematiannya pada 26 Januari. Tetapi, dampak yang dihadirkan pebasket LA Lakers itu memberikan ide bagi Koepka hasil kerja samanya dengan Nike.

Dari sepatu golf yang dikenakannya sepanjang pekan Genesis Invitational, ia menunjukkan ‘Mamba Mentality’ yang khas sekali dengan julukan Kobe semasa kariernya.

“Saya fans berat Lakers,” sebut Koepka. “Saya memang tidak pernah bertemu mata dengan Kobe, tetapi saat mendengar kabar dukanya saya menangis di kamar hotel. Saya merasa, dia punya dampak yang luar biasa untuk saya. Setiap saya cedera, saya selalu bangkit lagi karena dia.”

(sumber: Golfweek, Foto: Golfweek)