Dua ladies pro Indonesia, Holly Victoria Halim dan Kristina Natalia Yoko, lolos ke babak final IWO 2025.
Round 2 IWO 2025 pada Sabtu, 25 Januari 2025, diubah formatnya oleh technical director IWO 2025 Edi Putra, dengan tee-off Shotgun yang dimulai pada pukul 09.30 WIB.
Perlu diketahui bahwa pada round 1 Jumat (24/1/2025), permainan menggunakan format tee-off Tee Time pagi dan siang dari Tee #1 dan Tee #10.
Tapi, akibat diguyur hujan lebat disertai angin kencang pada menit-menit terakhir, permainan di round 1 IWO 2025 akhirnya ditunda (suspended).
Ketika terjadi penundaan masih ada sekitar 3 sampai 5 pairing group yang belum menyelesaikan permainan sehingga pairing group tersebut harus melanjutkan permainan mereka di round 2 pada pukul 06.30 WIB Sabtu (25/1/2025), dari tee box tempat di mana permainan mereka terhenti saat penundaan (suspended) yang terjadi pada round 1.
Oleh karena itulah maka komite pertandingan memutuskan permainan di round 2 Sabtu (25/1/2025), formatnya diubah dengan Shotgun yang dimulai pada pukul 09.30 WIB.
Kondusif
Meskipun terjadi perubahan dari Tee Time ke Shotgun, persaingan yang terjadi di round 1 terus berlanjut ke round 2.
Apalagi persaingan di round 2 pada Sabtu merupakan round yang sangat menentukan bagi 120 pemain lolos atau tidak mereka ke round 3 final IWO 2025 co-sanctioned PB PGI – KLPGA, Part of Asia Pacific dan Organized by AGLF.
Dan, terlepas dari masalah tersebut, yang jelas cuaca pada round 2 kemarin lumayan kondusif walaupun pada pukul 12.30 WIB hujan rintik-rintik yang disertai hembusan angin kembali mewarnai Damai Indah Golf – BSD Course. Akan tetapi cuaca kembali cerah pada pukul 14.00 WIB hingga kompetisi untuk memperebutkan total hadiah sebesar US$300.000 di round 2 berakhir pada pukul 16.45 WIB.
Cho Jeongmin memimpin
Setelah membukukan skor 8 under selama dua hari berturut-turut Cho Jeongmin, pegolf asal Korea, untuk sementara memimpin di tempat teratas leaderboard.
Tempat kedua dengan skor 7 under diduduki pegolf asal China, Yuai Ji, yang di round ke-2 mencetak skor terendah 66 atau 6-under par. Disusul pegolf Korea Hwang Yoona di tempat ketiga dengan skor 6 under, serta Holly Victoria Halim (Indonesia) dan dua pegolf Korea lainnya masing-masing Kim So Jeong dan Yun Hwayeong yang memiliki skor sama (ties) yakni 6 under.
Dalam keterangannya kepada wartawan Cho Jeongmin mengatakan “Kemarin saya buat 6 birdie, yang membuat permainan saya hari ini terasa lebih mudah. Saya tadinya berpikir akan hujan, tetapi cuacanya ternyata panas. Lalu, hujan dan berangin. Benar-benar lengkap. Jadi, hari ini sangat menantang. Beruntung saya bisa manage dengan baik. Hari ini saya bisa buat birdie di 3 hole akhir, sehingga bisa membantu skor saya.”
Bermain sebaik mungkin
Sementara Holly Victoria Halim ketika para wartawan yang hadir meliput IWO 2025 yang berakhir hari ini (Minggu, 26 Januari 2025) menanyakan target yang ingin dicapai, Holly mengungkapkan bahwa pihaknya akan bermain sebaik mungkin.

“Semuanya membutuhkan proses, dan saya bisa lolos cut karena saya dapat mengatasi berbagai macam hambatan yang saya temukan pada saat berkompetisi di lapangan dengan pairing saya,” katanya.
Diakui atau tidak, bertanding dalam event yang diwarnai persaingan yang sangat ketat —- apalagi terjadi suspended akibat cuaca yang tidak bersahabat pada round 1 — memang sebuah tantangan yang sangat berat, terutama dan khususnya bagi Holly Victoria Halim yang sepekan sebelumnya tampil bertanding dalam event CLPG Tour di Shenzhou Peninsula, China.
Tapi, berkat kesadaran yang menyatu dengan dirinya terkait dengan masalah proses, Holly berhasil mengatasi pelbagai kendala yang dihadapinya di lapangan saat permainan berlangsung sehingga dia bisa bermain lepas tanpa beban dan hambatan.
“Hari ini saya memulai permainan dengan bogey di hole 4. Saya miss putt dari jarak ½ meter. Saya meyakini diri saya bahwa saya masih punya 17 hole lagi. Saya ingin bermain yang terbaik, tidak ada target untuk menang atau bagaimana. Setelah main di China pekan lalu, saya memang dalam kondisi capek. Jadi, jika saya bisa perform permainan saya dan tampil konsisten, itu yang paling penting,” ungkap Holly lagi.
Selain Holly, Natalia Kristina Yoko, juga lolos ke round 3 final IWO 2025 yang berakhir hari ini (Minggu, 26 Januari 2025). Selama dua berturut-turut Yoko membukukan 2 over.

Sayangnya pada saat Media GolfJoy akan minta komentar tentant permainannya di round 1 yang diwarnai dengan score minus tapi kemudian drop di round 2, debutan baru pegolf putri Indonesia di kancah persaingan golf professional 2025 tersebut sudah kembali ke rumahnya.
Namun, terlepas dari masalah tersebut, yang jelas sebagai debutan baru di golf pro, Yoko telah menunjukkan performa terbaik setelah lebih dari satu dekade berkiprah di kancah persaingan golf amatir dengan torehan prestasi yang tak perlu diragukan lagi.
Pertanyaannya, lalu bagaimana peluang Holly dan Yoko di ajang persaingan IWO 2025 yang memperebutkan total hadiah sebesar US$300.000 tersebut?
Yang pasti sebanyak 63 pegolf yang lolos cut akan tampil all out untuk menjadi yang terbaik pada round 3 final IWO 2025 yang berlangsung sejak 24 hingga 26 Januari 2025 di Damai Indah Golf – BSD Course.
—
Tulisan Toto Prawoto
Foto Syam
