Di masa depan, Indonesia akan memiliki public golf course 27 hole di Batang Jawa Tengah.
Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) melakukan terobosan baru demi mengangkat prestasi golf nasional menuju level yang mendunia dengan membentuk sebuah asosiasi golf bersama dengan China yang diberi nama Indonesia – China Friendship Golf Association (ICFGC).
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PB PGI Japto Soelistyo Soerjosoemarno dalam event inagurasi atau pengukuhan ICFGA yang dilakukan di Pondok Indah Golf Club, Jakarta pada Sabtu, 1 Juni 2024 seusai turnamen 19Th Wanxinda Cup Invitational.
Ketum PB PGI Japto sendiri didaulat sebagai Chairman ICFGA Indonesia yang kelak berkolaborasi dengan ICFGA Cina yang diketuai oleh Chen Rilling.
“Melalui kolaborasi ini, hubungan masyarakat pecinta golf atau atlet golf kami tingkatkan, saling bertanding dan sharing knowledge untuk memacu prestasi atlet-atlet golf Indonesia. Dimulai dari turnamen 19Th Wanxinda Cup Invitational hari ini. Ke depan, turnamen akan digelar berkelanjutan setiap tahun dan ada pertukaran pengetahuan dan pengalamanan pegolf dari kedua negara,” ungkap Japto kepada wartawan usai simbolis pengukuhan ICFGA di function room Pondok Indah GC.
Ditambahkan juga oleh Japto bahwa setiap tahunnya, pegolf Indonesia bakal bertanding ke sana (Cina) dan mereka juga akan ke sini (Indonesia).
Disisi lain, Chairman China-ICFGA, Chen Rilling, optimis kolaborasi ini akan membawa dampak baik bagi atlet-atlet golf Indonesia dan China.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam hal tenaga kerja yang berdampak pada bertambahnya pendapatan masyarakat,” ungkap Chen Rilling yang juga menjabat sebagai CEO Wanxinda Group, Foreign Direct Investment di kawasan PT. Kawasan Industri Terpadu Batang (Grand Batang City), Batang, Jawa tengah.
Melalui kolaborasi ini, ICFGA juga mendorong pembangunan kawasan pusat pembinaan atlet golf nasional yang rencanananya akan dibangun di Kawasan industry di Batang tersebut.
Ketum PB PGI Japto menuturkan, fasilitas itu akan menjadi wadah pembinaan pegolf junior, amatir, pegolf putri dengan akan dibangunnya public golf course sebanyak 27 hole, serta juga ada sekolah yang dihadirkan.
“Kawasan itu belum dibangun karena sampai sekarang masih menunggu penyerahan tanah dari pihak pemerintah,” imbuh Japto lagi.
Dan Chen Rilling pun menyambut gembira kolaborasi tersebut. Ia menjelaskan, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi golf maupun memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di Indonesia.
Sebelum pengukuhan diresmikan, di pagi hari hingga pukul 12.00 wib digelar turnamen 19Th Wanxinda Cup Invitational, yang mana pesertanya merupakan pegolf dari kalangan stake holder golf nasional seperti pengprov PGI Jawa Barat, dan juga pegolf amateur yang berstatus anggota Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Pusat dan daerah.

