FeaturedTour News

Benita Kasiadi Raih Gelar Ketiganya di  Indonesian Tourism Golf Pro Series

MENJELANG musim kompetisi PGA TI –  Indonesian Tourism Golf Pro Series 2023 yang disponsori oleh PT Indonusa Jasa Pratama dan Anargya Aset Manajemen akan berakhir pekan depan — tepatnya pada 12 – 14 Desember 2023 di Merapi Golf Club, Magelang, Jawa Tengah — salah seorang putera legenda golf Indonesia Kasiadi, yang bernama lengkap Benita Yuniarso dan akrab dipanggil dengan Beni atau BK — berhasil merebut gelar juara ITGPS 19 yang berakhir pada Kamis (7 Desember 2023) dengan total skor 206 pukulan (70-70-66) atau 10 under. Ini merupakan gelr ketiganya dalam Indonesian Tourism Golf Pro Series.

Keberhasilan BK menjadi sangat fenomenal karena sepekan sebelumnya dia pun merebut gelar juara ITGPS 18 yang berlangsung di Pertamina Golf Balikpapan, Kalimantan Timur dengan 8 under. Adapun gelar pertamanya di series ini Beni rebut pada Indonesian Tourism Golf Pro Series #6 di Bukit Darmo Golf Surabaya.

Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas keberhasilan BK merebut gelar juara ITGPS 19 tidak semudah seperti yang dibayangkan, dikarenakan dia harus bersaing dengan dengan Elki Kow yang leading sejak round #2 dengan skor 4 under — sementara BK membayangi Elki dengan skor 2 under. 


SALING KEJAR-MENGEJAR

Berbeda 2 stroke itulah yang mewarnai persaingan antara Elki dan BK di round #3 final ITGPS 19, sehingga saling kejar mengejar untuk menambah deposit skor pun tak terhindarkan. 

Saking ketatnya persaingan antara Elki dan BK, Avie K Utomo, sebagai Tournament Director — sekaligus sebagai MC di acara pembagian hadiah kepada juara — pun ber-“praduga”: jangan-jangan pemenang ITGPS 19 juaranya akan ditentukan melalui babak tanding ulang atau Play Off.

Namun, dengan ketenangan serta penerapan game plan yang dilakukannya dengan baik dan benar sejak tee off hingga finish, serta “pengenalan” BK dengan Imperial Klub Golf Karawaci sebagai host venues PGA TI – ITGPS 19 — salah seorang putera Kasiadi sang legendaris tersebut dapat mengatasi semua “handicap” yang ada di lapangan, baik teknis maupun non teknis. 

Dengan demikian akhirnya BK keluar sebagai juara ITGPS 19 dengan merebut hadiah utama sebesar Rp 48.000.000,- (Empat Puluh Delapan Juta Rupiah) atau sekitar 16% dari total hadiah sebesar Rp 300.000.000,- (Tiga Ratus Juta Rupiah) yang diperebutkan dalam event tersebut.

Sedangkan gelar Lowest Amateur ITGPS 19 direbut oleh Claudio Wilson dari Sumatera Utara yang mencetak skor 229 pukulan (76-78-75) atau 13 over. 

MENGULANG SUKSES

Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy terkait dengan keberhasilannya merebut gelar ITGPS 18 dan ITGPS 19 dalam tentang waktu hanya sepekan, dengan logat Jawa Timur BK langsung menyahut: 

“Apa yang saya peroleh di Kaltim dan di Karawaci, semuanya adalah mengulang sukses waktu saya masih berstatus sebagai pegolf amatir.”

“Om  ..  tentu masih ingat waktu PON 2008 berlangsung di Kaltim  .. Waktu itu saya direkrut oleh PGI Kalimantan Timur  .. Alhamdullilah  .. di nomor individu saya merebut medali emas, dan di nomor beregu tim golf Kaltim juga merebut medali emas.”

“Dan di sini  .. di Imperial Karawaci  .. saya, waktu masih berstatus sebagai pegolf amatir .. juga pernah menjadi juara  .. Tapi, saya lupa apa nama turnamennya, Om  .. Maklum, wis suwi banget dadi aku ra-kelingan  .. he he he,” kata BK sambil tertawa. (Maklum, sudah lama kejadiannya jadi aku enggak ingat). 

Yang jelas, pada saat BK tampil bersaing di ajang persaingan Asian Development Tour (ADT) yang berlangsung di golf course yang sama beberapa bulan lalu — dalam kondisi dehidrasi akibat cuaca panas yang terjadi saat itu — BK mengakhiri permainannya di final ADT dengan 2 under!

BERMAIN SEBAIK MUNGKIN

Lalu, bagaimana target BK di ITGPS 20 di Merapi minggu depan?” tanya Media GolfJoy. 

BK tidak langsung menyahut. Setelah terdiam beberapa saat, BK mengungkapkan bahwa dirinya akan tampil seperti biasanya. Yakni menerapkan game plane seperti yang telah dilakukannya dalam ITGPS di series-series sebelumnya.

“Intinya, Om, saya di Merapi akan berusaha untuk bermain sebaik mungkin,” kata BK, menegaskan.

“Koq begitu? Memang BK sudah berapa kali bermain di Merapi?”

“Terus terang saya baru bermain sekali saja di Merapi,” sahut Benny, cepat. “Dan  .. apa yang ada di golf course yang letaknya di lereng Gunung Merapi itu, Om, beda banget dengan golf course lainnya yang ada di Indonesia  .. Jadi, saya akan datang lebih awal ke Magelang agar saya bisa beradaptasi lebih lama,” tambah BK tanpa basa-basi. 

Dengan demikian, mungkinkah  di akhir musim kompetisi PGA TI – ITGPS 20 yang akan berlangsung di Merapi Golf Club pada Selasa (12 Oktober 2023) hingga Kamis (14 Oktober 2023), akan muncul juara baru? Atau justru sebaliknya yakni para juara ITGPS di series-series sebelumnya akan menambah tabungan uang di rekening bank mereka masing-masing — setelah mereka merebut gelar juara di ITGPS 20??

Sangat menggelitik sekaligus menarik untuk mengetahui hasil akhir yang akan terjadi di golf course yang lokasinya berada di lereng Gunung Merapi yang, selalu mengingatkan kita dengan mBah Maridjan dengan kata-katanya: roso  .. roso  ..!!

Tulisan Toto Prawoto – Foto dan Videografi Hasimsyah


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https:/ironcard.id/

Related posts

DP World Tour Championship: Rory McIlroy Dikalahkan Matt Fitzpatrick dalam Play-off Dramatis

Hasim

ATGT 2020 Ajak Golfer Main di Lapangan Terbaik 3 Negara ASEAN

Hasim

Kolaborasi Iron Card & OGC Golf Tournament 2021 Series

Hasim

Leave a Comment

15 − 10 =