Pada tahun 2016, Jordan Spieth berjanji untuk mempercepat segala hal di lapangan golf, dan transformasi dirinya ini menjadi contoh bagaimana pemain dapat memperbaiki laju permainannya.

Spieth, yang terpilih di antara lima pemain PGA Tour paling lambat dalam jajak pendapat pemain anonim pada 2017, mengatakan keputusannya untuk bermain lebih cepat adalah “egois.”

“Bagi saya, saya tidak menikmati label itu dan ingin mengubahnya,” kata Spieth, Selasa (21/1) di Torrey Pines.

Spieth menjadi bagian dari proses untuk mengembangkan kebijakan kecepatan permainan yang baru dari Tour sebagai anggota dewan kebijakan. Dia menganggap peralihan sirkuit ke program yang berfokus pada kecepatan permainan individual merupakan langkah yang benar.

“Anda tidak bisa hanya meningkatkan kecepatan permainan. Anda tidak bisa mengatakan, “Oh, putaran kami akan berlangsung dari 4,40 [jam] menjadi 3,40,” itu tidak terjadi,” katanya. “Tetapi jika Anda dapat membatasi waktu berlebih yang signifikan secara individual, maka saya pikir, secara keseluruhan, itu produk yang lebih baik yang kami tampilkan di sana, apakah itu orang-orang dalam kelompok Anda sendiri atau bagaimana tampilannya kepada publik.”

Kebijakan baru, yang dimulai pada bulan April, akan menciptakan “daftar pengamatan” yang pada dasarnya akan mencakup 10 persen dari pemain paling lambat Tour untuk pemantauan tambahan selama putaran, yang merupakan perubahan signifikan dari kebijakan lama yang berfokus pada menjaga kecepatan kelompok.